• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 29 September 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Relokasi Pengungsi Palue Bukan Hal Mudah
    | Jumat, 07 Maret 2014 | 09:59 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Relokasi

     

     
    Maumere, Flobamora.net - Koordinator Yakkum Emergency Unit (YEU) Tina Sinulingga merespons positif rencana Pemerintah Kabupaten Sikka merelokasi pengungsi Palue ke Pulau Besar. Namun dia berpendapat merelokasi pengungsi bukanlah hal yang mudah.

    Tina Sinulingga menyampaikan pendapat itu ketika memaparkan program dan temuan YEU pada kegiatan lokakarya tentang penanganan para pengungsi Palue pasca letusan gunung Rokatenda pada April 2013 dan Agustus 2013. Lokakarya ini diselenggarakan bersama Caritas Keusukupan Maumere dan Humanitarian Forum of Indonesia, berlangsung Maumere, Selasa (4/3) lalu.

    Dia mengatakan, merelokasi semua warga masyarakat Palue ke Pulau Besar adalah sangat tidak mudah. Hematnya, di dunia ini mengeluarkan warga masyarakat dari kampung asalnya sangat sulit dilakukan.

    “Kita berharap dan perlu optimis semoga Kabupaten Sikka bisa menjadi contoh pertama di dunia,” ujarnya.

    YEU sudah berada di Kabupaten Sikka sejak tahun 2005, untuk menjalankan program-program kemanusiaan. Aktifitas lembaga ini cukup meningkat pasca letusan gunung api Rokatenda.

    Dia menyampaikan, selama ini YEU melakukan pendampingan psikologis kepada para pengungsi Rokatenda. Mereka juga telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan berupa alat tangkap ikan, alat dan bahan tenun, alat-alat pertukangan, dan berbagai kebutuhan lainnya.

    Selain itu tambahnya, YEU juga melakukan pelatihan pertukangan, pelatihan dasar tentang tanggap risiko bencana, pengetahuan tentang hak-hak dasar pengungsi yang harus dipenuhi pemerintah. Dia juga YEU juga menyampaikans ecara garis besar permasalahan-permasalahan yang ditemukan selama melakukan pendampingan kepada ara pengungsi.

    Lokakarya ini dubuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar. Hadir saat itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT Tini Thadeus, Kepala BPBD Sikka Silvanus Tibo, Kepala BPBD Ende Subhan Wanda, Kepala Bappeda Sikka Heriando Siku, relawan pengungsi, perwakilan pengungsi, dan sejumlah pemerhati masalah pengungsi Rokatenda.
                
    Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi bersama berbagai program kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing lembaga pemberdayaan. Moderator lokakarya Wim Keupung memberikan kesempatan kepada tiap-tiap lembaga memaparkan segala hal yang ditemui selama menjalankan program pemberdayaan bagi para pengungsi Rokatenda.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.