• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Direktur PDAM Sikka Dilantik Saat Air Sedang Macet Satu Minggu
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 04 April 2017 | 13:34 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Direktur
    Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera sedang melantik Direktur PDAM Sikka Fransiskus Laka di Sikka Convention Centre, Senin (3/4)

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET – Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera bertempat di Sikka Convention Centre, Senin (3/4) melantik Fransiskus Laka sebagai Direktur PDAM Sikka. Pelantikan orang penting di salah satu perusahaan daerah ini agak ironis karena persis di saat kurang lebih satu minggu ini distribusi air bersih ke tengah masyarakat sedang macet.
           

    Fransuskus Laka sebelumnya adalah salah satu kepala bidang pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sikka. Dinas ini dimekarkan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi (PUPE), di mana saat itu Frans Laka menjadi Kepala Bidang Kimtar.
           

    Sebagai seorang aparatur sipil negara yang masih aktif, Frans Laka mengaku terpanggil dengan tugas pelayanan di bidang air bersih. Jauh sebelum ini dia pernah bekerja sebagai karyawan PDAM Sikka, dan kemudian selama 4 tahun di Dinas PU dia juga bergelut dengan urusan air bersih.
           

    “Kalau membandingkan karir sebagai ASN, tentu karir saya juga akan baik ke depan. Tapi pelayanan air bersih ini adalah basik saya, karena saya sekolah khusus tentang ini. Untuk itulah ketika ada perekrutan Direktur PDAM, saya merasa terpanggil ke sana,” ujar dia.
           

    Tantangan terberat selama menjabat sebagai Direktur PDAM selama 4 tahun ke depan, kata Frans Laka, adalah bagaimana agar air bersih bisa sampai ke rumah-rumah masyarakat. Untuk menjawabi tantangan tersebut, Frans Laka belum berani memberikan jaminan. Dia mengaku masih perlu belajar lagi regulasi yang ada, sehingga kelak seluruh manajemen dan strategi kerja tidak menyalahi aturan.
           

    Dia meminta waktu satu minggu ini untuk mepelajari semua regulasi tentang manajemen pelayanan air bersih. Setelah itu nantinya dia akan menyusun bisnis plan selama 4 tahun masa badi. Untuk pembehanan sistem, kata dia, bisa saja dilakukan sepanjang tidak mempengaruhi kepentingan dan kebutuhan masyarakat akan air bersih.
           

    Frans Laka mengajak para wartawan untuk menjadi mitra dalam tugas dan tangungjawab yang akan dia emban. Dia mempersilakan wartawan memberikan informasi, masukan dan usul saran sesuai tugas profesional, termasuk juga memberikan kritikan konstruktif jika manajeman yang nanti dia pimpin ini berjalan belum memuaskan.


    Yoseph Ansar Rera dalam kesempatan pelantikan mengingatkan Frans Laka bahwa kepercayaan kepada dia sebagai Direktur PDAM yang baru harus membawa konsekuensi positif bagi perusahaan daerah tersebut di satu sisi, dan bagi kebutuhan masyarakat di sisi lain.
           

    PDAM Sikka, kata Yoseph Ansar Rera, harus lebih mementingkan pelayanan akan kebutuhan air minum bagi masyarakat. Setelah pelayanan yang maksimal, barulah boleh PDAM Sikka berpikir tentang keuntungan. Hal ini, tambahnya, berbeda dengan PD Mawarani, salah sebuah perusahaan daerah milik Kabupaten Sikka, yang lebih mengutamakan keuntungan dari pada pelayanan.
           

    “Saya mau sampaikan kepada Direktur yang baru, bahwa Anda secara selektif sudah lebih profesional dibandingkan dengan orang lain, dan ini harus membawa konsekuensi PDAM ini lebih baik. Pelayanan yang diutamakan karena itu ketika banyak pengaduan dan permintaan masyaakat akan pelayanan air minum itulah tindakan yang harus didahulukan,” tegas Yoseph Ansar Rera.
           

    Selama ini PDAM Sikka dijabat oleh Pelaksana Tugas Ruben Soludale, pasca Direktur PDAM Sikka Lambertus Lete mengundurkan diri secara resmi. Ruben Soludale sendiri pernah diputuskan sebagai Direktur PDAM definitif oleh Yoseph Ansar Rera, namun dalam perjalanan keputusan tersebut dianggap cacat dan kemudian dicabut karena persyaratan usia yang tidak memenuhi regulasi.
           

    Yoseph Ansar Rera kemudian memperpanjang kembali jabatan Ruben Soludale sebagai Pelaksana Tugas. Dan setelah itu Panitia Seleksi melakukan proses perekrutan dan seleksi. Dalam proses ini Badan Pengawas PDAM Sikka memberikan rekomendasi Direktur PDAM atas nama Fransiskus Laka, dan kemudian dilantik secara resmi.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.