• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kontraktor Pembangunan Gedung UMKM Dinkop Ditahan
    ALEX | Jumat, 09 Juni 2017 | 14:13 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kontraktor
    Kejari Ende

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET - Kejaksaan Negeri Ende menahan kontraktor pelaksana pembangunan gedung UMKM Dinas Koperasi Kabupaten Ende, Selasa (6/6) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Ende.

     

    Andi Sastro, kontraktor pelaksana pembangunan gedung UMKM diduga merugikan negara sebesar Rp 333 juta lebih.

     

    Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ende, Abdon Calvari Toh ketika ditemui di ruang kerja, Rabu (7/6) didampingi Kasi Pidsus, Max J Mokola menyebutkan, penahanan Andi Sastro, kontraktor pelaksana CV Cipta Tito Karya Teknis demi memperlancar persidangan yang akan dilaksanakan pekan depan di Pengadilan Tipikor Kupang.

     

    “Penahanan demi memperlancar persidangan nantinya pekan depan. Kita akan tahan 20 hari ke depan. Nanti di Kupang kita titipkan di Rutan Penfui,” sebut Abdon sambil menyebutkan, kerugian mencapai Rp 333 juta.

     

    Abdon mengatakan, dalam pelaksanaan pembangunan gedung UMKM, tidak sesuai spek. Karena itu, negara mengalami kerugian.

     

    Sementara itu, tersangka Andi Sastro akan dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Korupsi.

     

    “Segera kita bawa tersangka ke Kupang untuk disidangkan. Kita kenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Tipikor,” katanya.

     

    Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Ende, Max J Mokola menambahkan, kemungkinan tersangka lain akan segera ditetapkan dan selanjutnya akan ditahan dan kemudian akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang.

     

    “Teman-teman sudah tahulah siapa yang kami maksudkan. Dalam waktu dekat sudah kita lakukan penahanan terhadap tersangka tersebut,” ujar Max.

     

    Dia meminta agar bersabar, yang pasti tersangka lain akan segera ditahan dan selanjutnya akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Kupang.

     

    Sementara itu, berkaitan dengan pengakuan tersangka Andi Sastro bahwa ada beberapa oknum yang juga turut serta menerima kucuran uang, Kejaksaan Negeri Ende meminta untuk disebutkan biar pihaknya segera memprosesnya.

     

    “Dalam pemeriksaan tersangka mengaku ada oknum yang turut menikmati uang. Saat itu kami minta disebutkan biar kita lidik. Namun yang  bersangkutan tidak  mau menyebutkan.  Mudah-mudahan ia mau menyebutkan biar kami bisa lidik,” kata Max.

     

    Kasus pembangunan gedung UMKM menyita perhatian publik Kabupaten Ende karena diduga melibatkan salah satu anggota DPRD Ende.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.