• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 30 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pilgub NTT, Isi Kampanye Harus Tawarkan Visi, Misi dan Program
    ALBERT VINCENT REHI | Selasa, 23 Januari 2018 | 15:03 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pilgub
    Juru bicara KPU NTT, Yosafat Koli

     

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT mengingatkan partai politik pengusung, tim sukses dan tim pemenang pasangan calon gubernur-wakil gubernur  untuk mengusung visi, misi dan program kerja calon saat kampanye nanti. 

    Pembahasan tentang kampanye dilakukan KPU NTT bersama partai politik, tim penghubung, dan tim sukses di Aula KPU NTT, Selasa (23/1/). Semua Komisioner KPU NTT hadir. Hadir juga Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi dan beberapa pejabat di Sekretariat KPU NTT. 

    Komisioner KPU NTT, Yosafat Koli, yang memaparkan materi tentang kampanye membeberkan banyak hal teknis dan strategis tentang kampanye. Semua hal tentang kampanye, kata Yosafat, sudah digariskan dalam peraturan KPU. “Semua sudah diatur. Dari model kampanye sampai alat peraga kampanye, dari debat publik hingga kampanye media,” kata Yosafat. 

    Tahapan kampanye dimulai tanggal 15 Februari 2018 didahului dengan deklarasi kampanye damai. Kampanye berlangsung hingga tanggal 23 Juni 2018. 

    Selaku penyelenggara pemilu, kata Yosafat, KPU NTT berharap agar isi kampanye itu tentang visi, misi dan program kerja dari para calon. “Angkat visi, misi dan program kerjanya,” tegas Yosafat. 

    Yosafat juga mengingatkan, tahapan kampanye itu baru dimulai tanggal 15 Februari 2018. “Tetapi sekarang di media-media, terutama media sosial sudah ramai sekali,” kata Yosafat. 

    Kampanye media, kata Yosafat, baru dimulai tanggal 10-23 Juni 2018. “Kalau sekarang sudah banyak tulisan di koran-koran itu nanti menjadi perhatian Bawaslu,” katanya. 

    Dalam sesi diskusi Komisoner KPU NTT, Thomas Dohu, juga mengingatkan tentang model dan isi alat peraga kampanye. “Sebagai penyelenggara kami mengingatkan format B yang menyertakan partai politik pengusung, maka partai politik itulah yang akan muncul dalam desain alat peraga kampanye baik itu baliho, spanduk, umbul-umbul maupun liflet sehingga tidak ada lagi  desain-desain alat peraga kampanye yang melanggar aturan,” tegas Dohu. 

    Terkait  tim kampanye, Thomas juga  menegaskan kepada tim pemenangan ke-4 pasangan calon agar hanya nama-nama tim kampanye yang telah dimasukkan ke KPU NTT itulah yang akan melakukan kampanye dalam tahapan kampanye nanti.

    “Minimal teman-teman tim pemenangan yang telah memasukkan nama-nama tim kampanye dari provinsi, kabupaten bahkan kecamatan ke KPU NTT, maka merekalah yang akan melakukan kampanye sebagaimana alokasi waktu yang telah ditentukan, tidak boleh ada orang lain lagi yang melakukan kampanye selain dari nama-nama yang telah dimasukkan di KPU NTT,” tegas Thomas.*** (Tim Media KPU NTT)

     


     


    Sumber: Tim Media KPU NTT
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.