• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Viktor Laiskodat Bantah Telah Melakukan Ujaran Kebencian
    ALEX R.S | Selasa, 30 Januari 2018 | 12:49 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Viktor
    Pengasuh dan pengurus Ponpes Walisongo

     

     

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET - Bakal Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, beredarnya video tentang dirinya yang diduga melakukan ujaran kebencian terhadap salah satu agama adalah palsu dan tidak benar.

     

    “Vldeo yang beredar itu telah dipotong atau diedit untuk mendiskreditkan dirisaya  dan membunuh karakter,” tegas Viktor Laiskodat saat bertatap muka dengan para Santri di Pondok Pesantren Wali Songo Ende,Senin (29/1).

     

    Menurutnya,rekaman vidio yang sempat viral beberapa waktu lalu tidak utuh dan sudah dipangkas dan diedit sehingga seolah dirinya melakukan tindakan menyebarkan ujaran kebencian.

     

    "Ada yang sudah dipangkas dan edit sehingga menjadi tidak lengkap vidio tersebut.Sangat jelas apa yang saya omong,menjadi viral ketika video yang utuh itu diedit seolah saya menyebarkan kebencian"ujar Viky.

     

    Dia menyebutkan jika itu benar terjadi maka dirinya tidak mungkin berada di Pondok Pesantren karena sudah di penjara, sudah dipecat dari DPR RI.Namun tambahnya, pihak kepolisian tidak menemukan kesalahan pada dirinya.

     

    Di hadapan pengasuh dan santri ,Ia  mengatakan ,dirinya sudah memberikan penjelasan ke sejumlah Pondok Pesantren besar di Pulau Jawa,dan pada akhirnya, mereka memahami .

     

    "Awalnya, mereka marah-marah benci terhadap saya tetapi ketika saya jelaskan mereka pada akhirnya mengerti dan minta maaf" kata Viktor lagi yang juga menjelaskan kepada salah satu Pondok Pesantren terbesar di Cirebon.

     

    Ia mengatakan sebagai orang beriman, dirinya tidak takut kepada siapa saja jika memang dirinya benar.

     

    Sementara itu kepada para santri,ia meminta untuk menjaga empat pilar negara yakni NKRI,Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan UUD 45.Dan dia juga berharap agar pendidikan di pondok ini bisa memberikan keimanan yang baik.

     

    "Kehadiran saya bukan untuk meminta dukungan namun lebih dari itu, kehadiran saya untuk mau bicara soal nilai kehidupan.Menjaga NKRI, Lawan korupsi," tambahnya.

     

    Sementara itu,Hj.Halima Eka pengurus Yayasan menyampaikan terima kasih atas kedatangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTT.

     

    Ia juga menjelaskan perihal berdirinya pondok pesantren ini,dan kondisi hingga sekarang.Ia berharap silahturahim bisa terus dilanjutkan.***.


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.