• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 03 Agustus 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tiga Daerah di NTT Rawan Konflik Pilkada
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 21 Februari 2018 | 15:34 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tiga
    Kapolda NTT, Irjen Raja Erizman

     

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Tiga daerah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dipetakan rawan terhadap muncullnya konflik Pilkada 2018. Ketiga dawrah itu adalah Kabupaten Sumba Barat Daya, Ende, dan Kabupaten Rote Ndao.

    "Tiga daerah ini untuk saat ini kami katakan masih dalam kondisi rawan terkendali, yang perlu mendapat perhatian lebih dari kita untuk menjaga keamanan," kata
    Kapolda NTT Irjen Polisi Raja Erizman kepada wartawan di Kupang, Rabu (20/2).

     

    Tiga daerah tersebut akan menggelar Pilkada 2018 untuk pemilihan bupati-wakil bupati bersama dengan tujuh kabupaten lain di antaranya, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Sikka, Alor, Manggarai Timur, Nagekeo, dan Sumba Tengah.

    Pelaksanaan Pilkada di daerah tersebut bersamaan juga dengan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023 yang dijadwalkan akan berlangsung pada 27 Juni 2018.


    Ia mengatakan, terhadap daerah-daerah yang dianggap lebih rawan munculnya konflik akan ada penambahan pasukan. "Pasti ada penampahan pasukan, misalnya yang biasa ada 10 anggota di situ kita tambah lagi menjadi 15 atau 20 anggota," katanya.

    Ia mengatakan, para personil juga disiagakan pada spot-spot tertentu yang memungkinkan bisa menjangkau daerah di sekitarnya dengan cepat.  "Jadi tidak tertumpuh di daratan Timor namun menyebar karena kita ini daerah kepulauan sehingga pergeseran pasukan memerlukan waktu,," katanya.

    Raja Erizman memastikan, para pesonil Polda NTT tetap bersiaga mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak itu yang juga dibantu unsur TNI setempat.

    Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi Kambtibmas di provinsi berbasikan kepulauan itu saat ini masih berjalan aman dan kondusif. Terhadap tahapan kampanye yang sedang dijalani para pasangan calon, Erizman mengatakan belum menemukan potensi pelanggaran.

    "Pelaksanaan kampanye masih dalam batas-batas kewajaran, belum ada laporan yang masuk, kalaupun ada pasti masuk ke Bawaslu dulu, kalau ada unsur pidana maka mereka akan memberikan laporan ke
    polisi," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.