• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 20 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pembangunan Bendungan Temef Telan Dana Rp 1,3 Triliun
    WILSON BOYMAU | Jumat, 25 Mei 2018 | 07:23 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pembangunan
    Bupati TTS, Paul V.R Mella

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), saat ini dalam proses pembangunan. Proyek senilai Rp. 1,3 triliun itu, dikerjakan oleh PT Waskita Karya dan PT Nindya Karya dalam bentuk kontrak kerja sama operasi (KSO).

    “Sejak Februari 2018 telah dimulai kegiatan pembangunan bendungan Temef, di Desa Nitneo, Kecamatan Nitneo, TTS. Secara paralel saat ini kami sedang lakukan persiapan pembebasan lahan masyarakat. Kami baru selesai membicarakan soal pembebasan lahan dengan Bapak Gubernur untuk mendapatkan solusinya,” kata Bupati TTS, Paul Mella, didampingi Kajari Facrhizal dan Costandji Nait (BWS-NTII), usai menemui Gubernur Frans Lebu Raya, di ruang kerjanya, Kamis (24/5).

    Menurut Mella, pihaknya sedang melakukan pemetaan lokasi bendungan guna pembebasan lahan masyarakat Laop Tunbeis, bekerjasama dengan Dinas Kehutanan NTT dan Badan Pertanahan Nasional TTS. Ternyata, ungkap Mella, lahan yang selama ini digarap oleh petani, berada di kawasan hutan yang menjadi kewenangan Dinas Kehutanan NTT.

    “Jadi, setelah lakukan pemetaan lahan ada hutan produksi tetap (HPT) Laob Tunbeis seluas 298 hektar dan lahan petani seluas 180,20 hektar. Pemetaan lahan ini untuk mengetahui berapa luas lahan yang terdapat di dalam kawasan hutan dan berapa yang berada di luar kawasan hutan,” jelas Mella.

    Mella mengatakan, pertemuannya dengan Gubernur Lebu Raya sebagai langkah koordinasi dan untuk mencari solusi bagi pembebasan lahan masyarakat petani Nitneo, di lokasi pembangunan bendungan Temef. “Pembangunan bendungan sudah jalan dan prisipnya masyarakat sangat mendukung. Tapi hak mereka harus dihargai secara adil,” ucapnya.

    Kepala Seksi Pelaksanaan pada Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, (BWS-NTII), Kupang, Costandji Nait, menjelaskan penandatangan kontrak pembangunan bendungan Temef telah dilaksanakan pada Desember 2017, di Kementerian PUPR, di Jakarta.

    Sedangkan kontrak KSO antara PT Waskita Karya dan PT Nindya Karya disepakati pekerjaan bendungan Temef yang ditangani PT Waskita Karya senilai Rp 800 miliar dan PT Nindya Karya sebesar Rp 500 miliar.

    Proyek bendungan itu dilaksanakan dengan masa kontrak multiyears selama enam tahun anggaran (2017 sampai 2022) dibawah pengawasan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS-NTII), di Kupang. Sedangkan luas lahan pembangunan bendungan Temef 480,46 hektar dan kapasitas tampung 45 juta meter kubik air.

    “Kapasitas tampung bendungan Temef mengalami perubahan desain. Memang awalnya 77 juta kubik air tapi sesuai desain terakhir kapasitasnya 45 juta kubik air. Bendungan ini dibangun menggunakan dana APBN sebesar Rp 1,3 triliun, termasuk biaya supervisi Rp 48 miliar. Luas genangan bendungan 428,35 hektar, tampungan total 45,78 juta kubik air, debit inflow 1.264,78, M3/dt, debit outflow 1.122,51 Me/dt dan tinggi berfogb bendungan 53 meter serta lebar puncak 12 meter,” kata Costandji.

    Untuk diketahui, di Provinsi NTT ada tujuh bendungan dari 49 proyek strategis nasional (PSN) yang ditetapkan Presiden RI, Joko Widodo. Ketujuh bendungan itu ialah, Bendungan Raknamo (Kabupaten Kupang), Rotiklot (Belu), Manikin (Kabupaten Kupang), Napun Gete (Sikka), Temef (TTS), Lambo (Nagekeo) dan bendungan Kolhua, Kota Kupang dialihkan ke Belu.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.