• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Rehabilitasi Stadion Oepoi tidak Berimplikasi Hukum
    ALBERT VINCENT REHI | Selasa, 05 Juni 2018 | 07:56 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Rehabilitasi
    Kondisi Stadion Oepoi Kuipang saat ini, setelah proses rehabilitasi dihentikan

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Gubernur NTT Frans Lebu Raya menegaskan, rehabilitasi Stadion Oepoi Kupang yang sempat mangkrak, tidak berimplikasi hukum. Ini lantaran,  progress pekerjaannya sebesar 43,42 persen, lebih besar 13, 42 persen dari uang muka pekerjaan sebesar 30 persen sehingga tidak merugikan negara.

    Penegasan tersebut disampaikan Lebu Raya di Kupang, Senin (4/6), menjawab polemik seputar pekerjaan rehabilitasi stadion tersebut yang ditinggalkan kontraktor akhir tahun 2017 lalu.

    “Progres tersebut berdasarkan audit BPK, sehingga pemerintah akan melanjutkan rehabilitasi berdsarkan hasil audit melalui kontrak baru yang disesuikan dengan kebutuhan lapangan,” paparnya.

    Menurutnya, pemerintah sebelum melaksanakan pekerjaan lanjutan, akan melakukan konsultasi dan komunikasi dengan instansi terkait agar proses perencanaan, pelaksanaan,pengawasan berada dalam koridor aturan yang berlaku agar tidak berimplikasi hukum dikemudian hari.

    Ia menjelaskan, langkah teknis yang sudah dilakukan pemerintah adalah membentuk tim teknis peneliti terdiri dari Dins PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Dispora NTT, dengan tujuan agar pekerjaan tersebut sesuai spsesifikasi teknis dan aturan yang berlaku.

    Kata dia, ada hasil kerjs tim tenis dan audit BPK, merekomendasikan ada beberapa item pekerjaan yang tidak terdapat dalam perencanaan awal, tetapi karena kebutuhan, kontraktor, konsultan perencana, konsultan pengawas dan PPK membuat addendum untuk mengakomodir pekerjaan yang dibutuhkan di lapangan.

    “Adapun item pekerjaan yang dibutuhkan di lapangan seperti tendon air, fondasi tiang lampu, rumah genset dan instalasi listrik,” tambahnya.

    Sebagaimana diketahui, kontraktor PT Sidoarjo Sukses Sentosa yang mengerjakan proyek rehabilitasi lapangan Stadion Oepoi yang bernilai kontrak sekitar Rp 6,3 miliar, menghentikan pekerjaan tersebut sebelum berakhir masa kontrak.

    Kontraktor menilai, proyek rehabilitasi lapangan Stadion Oepoi tidak bisa selesai karena sudah ada kesalahan sejak perencanaan. Beberapa kali terjadi perubahan, dan bahkan kontraknya pun berubah.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.