• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gubernur Laiskodat Pangkas Anggaran untuk Penghematan
    ALBERT VINCENT REHI | Selasa, 11 September 2018 | 21:14 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gubernur
    Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meminta satuan perangkat daerah tingkat provinsi untuk memangkas biaya makan minum, biaya rapat dan perjalanan dinas yang tidak perlu dalam rangka pengematan anggaran.

    Permintaan tersebut disampaikan Viktor saat menyampaikan pidato perdananya di hadapan Rapat Paripurna Istimewa DPRD NTT, Senin (10/9).

    Menurutnya, penataan birokrasi menjadi sesuatu yang mendesak di tengah kuatnya dugaan bahwa korupsi di NTT sudah pada level yang mengkawatirkan.

    Kata dia, satu-satunya cara untuk menghindari korupsi di lingkungan birokrasi pemerintahan adalah dengan menciptakan tata kelola dan sistem penataan birokrasi yang transparan, akuntabel, berbasiskan pada kinerja.

    Untuk itu, sangat dibutuhkan pemetaan kualitas birokrasi NTT agar ditempatkan berdasarkan kompetensi, kapasitas, dan keahlian masing-masing.

    "Kami akan menyusun sistem yang efektif dan efisien sehingga menghindari pemborosan dan kebocoran anggaran,” ujarnya.

    Di masa kepemimpinannya bersama Josef A. Nae Soi, keduanya akan mengubah budaya kerja Aparatur Sipil Negara dari dilayani menjadi melayani, efektif dan efisien yang bebas dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

    Laiskodat juga akan merevisi struktur organisasi perangkat daerah yang sangat gemuk menjadi lebih ramping atau hemat struktur kaya fungsi. “ Bangaimana kita mau bangkit, kalau gemuk struktur birokasinya,” tandasnya.

    Untuk itu, dalam penempatan seseorang pada jabatan tertentu, harus melewati seleksi yang ketat sesuai kemampuan yang dimiliki guna menghidari unsur kolusi dan nepotisme.

    “Saya tegaskan, jangan ada yang meminta jabatan melalui istri, anak, kakak, saudara. Kalau saya dengar itu, dia adalah orang  pertama yang akan dicoret dan selama masa kepemimpinan kami tidak akan mendapatkan jabatan apapun,” paparnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.