• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemprov NTT Alokasikan Dana Rp 250 untuk Jalan ke Amfoang
    ALBERT VINCENT REHI | Sabtu, 15 September 2018 | 14:14 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemprov
    Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat

     

    KUPANG- Gubernur Nusa Tenggara Timur  (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pemerintahannya menyiapkan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk pembangunan ruas jalan menuju Amfoang guna membuka keterisolasian wilayah di Pulau Timor yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste itu.

    "Tahun ini kami siapkan Rp250 miliar untuk membuka jalan di wilayah Kabupaten Kupang, terutama di daerah Amfoang yang selama ini benar-benar terisolasi, karena topografis wilayahnya yang tidak bersahabat," kata Gubernur Laiskodat di Kupang, Sabtu (15/9).

    Ia mengatakan, pemeritahannya tidak akan membangun jalan dengan alokasi dana hanya untuk satu hingga dua kilometer setiap tahun untuk 22 kabupaten/kota di provinsi setempat. "Saya mau bangun jalan sampai tuntas, jadi tidak separuh-separuh," katanya menegaskan.

    Sebelumnya, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menjelaskan pembangunan jalan di Kabupaten Kupang diprioritaskan untuk membuka keterisolasian wilayah Amfoang yang berbatasan langsung dengan Distrik Oecusse, Timor Leste itu.

    "Yang pasti tahun depan (2019) kami bangun 50 kilometer sekaligus untuk membuka isolasi wilayah Amfoang. Ini jadi bagian prioritas kami," katanya menambahkan.

    Ia mengatakan, akses jalan menuju wilayah Amfoang masih dalam kondisi rusak parah dan sangat menyulitkan masyarakat untuk melintasinya dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, sejak Indonesia merdeka 73 tahun lalu.

    Untuk itu, kata Nae Soi, alokasi pembangunan jalan harus bisa menjangkau hingga puluhan kilometer sehingga segera membuka keterisolasian wilayah bagi masyarakat Amfoang yang berbatasan langsung dengan wilayah kantung (enclave) Timor Leste, Oecusse, itu.

    "Dari pada kita bangun dua kilometer lalu jeda, nanti di tahun berikutnya rusak lagi, sehingga untuk Amfoang kami akan bangun 50 kilometer sekaligus," katanya.

    Ia menambahkan, pihaknya belum menentukan target ruas jalan provinsi yang akan dibangun di wilayah provinsi berbasiskan kepulauan itu untuk tahun 2019, karena anggaran masih bersifat normatif.

    Target pembangunan jalan, lanjutnya, akan ditetapkan setelah pemerintah provinsi mengupayakan dukungan dana alokasi khusus (DAK) yang memadai dari pemerintah pusat. 

    "Dalam waktu dekat ini kami segera mengusahakan dukungan DAK dari pusat, baru menetapkan target-target pembangunan jalan provinsi di Nusa Tenggara Timur," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.