• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 17 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Komisi III Apresiasi Kinerja PT Jamkrida NTT
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 26 September 2018 | 22:33 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Komisi
    Suasana Rapat Komisi III DPRD NTT

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET -  Komisi III DPRD NTT  Bidang Ekonomi dan Keuangan memberi apresiasi kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) atas capaian dan kinerja dalam tahun 2018. Berdasarkan deviden 2017, kontribusi PT Jamkrida terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dalam tahun 2018, sebesar Rp 1,071 miliar dengan jumlah nasabah terjamin sebanyak 20.531 kreditur.

     

    Hal ini terungkap dalam laporan hasil pembahasan Komisi III bersama mitra kerja pemerintah terhadap RAPBD-P tahun 2018. Laporan tersebut disampaikan juru bicara komisi III DPRD NTT, Reny Marlina Un, pada Rapat Paripurna  VI masa persidangan III, di DPRD NTT, Rabu (26/9).

     

    Rapat Paripurna VI itu, dipimpin Wakil Ketua DPRD NTT, Gabriel Abdi Kusuma Beri Bina. Dari pihak pemerintah provinsi (pemprov), hadir Sekretaris Daerah (Sekda), Benediktus Polo Maing, pimpinan perangkat daerah dan pimpinan BUMD lingkup pemprov NTT.

     

    Laporan hasil pembahasan yang ditandatangani ketua komisi III, Hugo Rehi Kalembu dan Sekretaris, Timoteus Terang, menilai PT Jamkrida NTT telah menciptakan performance dan meningkatkan nilai penjaminan yang cukup signifikan. Sehingga komisi III merekomendasikan agar pemprov NTT mempertimbangkan dan mengkaji kemungkinan penyertaan modal dalam bentuk tanah dan bangunan sesuai permohonan Dirut PT Jamkrida NTT, Frangky Amalo.

     

    Sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) lingkup pemprov NTT, PT Jamkrida yang bergerak dalam usaha penjaminan kredit, memiliki prospek kedepan dalam pengembangan usaha mikro, baik perorangan maupun kelompok.

     

    Dirut PT Jamkrida, Frangky Amalo, optimis kendati baru empat tahun sejak 2014 lembaga ini resmi menyediakan jasa penjaminan kredit. Jika dilaksanakan dengan serius maka akan berkembang maju.

     

    "Saat ini jangkauan usaha penjaminan kredit pada lembaga keuangan perbankan mencapai 90 persen. Jangkauan akan diperluas ke kabupaten meliputi kredit produktif dan kredit konsumtif," katanya.

     

    Terkait penyertaan modal, ungkap Amalo, awalnya didukung dengan penyertaan modal dari pemprov NTT sebesar Rp 25 miliar (2014). Dukungan penyertaan modal bertambah Rp 50 miliar (2016). Saat ini asset yang dimiliki PT Jamkrida NTT sebesar Rp 75 miliar.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.