• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 19 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    APBD NTT Tahun Anggaran 2019 Naik 1,76 Persen
    ALBERT VINCENT REHI | Jumat, 19 Oktober 2018 | 21:10 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    APBD
    Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menyampaikan nota keuangan APBD TA 2019

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, APBD Provinsi  Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun Anggaran (TA) 2019, sebesar Rp 5.056 triliun  naik 1,76 persen dari APBD tahun sebelumnya sebesar Rp 4.968 triliun.

    Dari porsi APBD NTT TA 2019 sebesar itu diarahkan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 3.198.926.131.026. Terdiri dari belanja pegawai Rp 1.533.045.984.026, belanja hibah Rp 1.199.149.600.000, belanja bantuan sosial, sebesar Rp 18.681.000.000, dan belanja bagi hasil kepada kabupaten dan kota mencapai Rp 440.338.612.600.

    Gubernur Laiskodat dalam rapar paripurna DPRD NTT dengan agenda Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan APBD NTT TA 2019, Jumat (19/10), mengatakan, pendapatan daerah dalam rancangan APBD NTT masih bertumpu pada pendapatan transfer dari pemerintah pusat. Namun hal ini tidak menyurutkan upaya pemerintah provinsi untuk terus meningkatkan kinerja perolehan pendapatan asli daerah (PAD) setiap tahunnya.

    Ia menjelaskan, sesuai kebijakan umum anggaran belanja yang telah disepakati bersama dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Perkiraan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) TA 2019, maka rancangan APBD TA 2019 dialokasikan untuk pemenuhan belanja program-program kegiatan sesuai urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan provinsi.

    “Kami telah bertekad selama lima tahun masa kepemimpinan, akan berupaya meningkatkan kapasitas keuangan daerah melalui diversifikasi sumber-sumber pendapatan dengan memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Berupa potensi sumberdaya alam, potensi pariwisata, optimalisasi pemanfaatan aset, kerjasama ekspor dengan negara RDTL dalam kerangka perdagangan selatan-selatan. Terpenting juga memanfaatkan peluang ekonomi dalam rangka percepatan pembangunan di daerah,” tegas VBL.

    Selain pengantar nota keuangan yang disampaikan Gubernur VBL, juga penyampaian penjelasan terkait Ranperda Provinsi NTT tentang perubahan peraturan daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2011 tentang Rencana Rata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi NTT tahun 2010 – 2030. Termasuk rancangan Perda NTT tentang pencabutan Perda nomor 8 tahun 1974 tentang Pelaksanaan Penegasan Hak atas Tanah, sebagaimana telah diubah dengan Perda nomor 17 tahun 1980 tentang perubahan atas pasal 4 Perda nomor 8 tahun 1974.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.