• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 19 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemprov akan Terbitkan Pergub tentang Harga Komoditi
    ALBERT VINCENT REHI | Kamis, 25 Oktober 2018 | 06:42 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemprov
    Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada kepada petani, Pemerintah Provinsi Nusa tenggara Timur (NTT) akan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang harga batas bawah komoditi di daerah ini.

     “Jika harga komoditi di pasar berada di bawah batas bawah maka wajib hukumnya pemerintah mengintervensi untuk menutup kekurangan sehingga menjadi normal dan petani tidak dirugikan”, kata Wakil Gubernur NTT , Josef A.Nae Soi di Kupang, Rabu (25/10).

    Menurutnya, selain Pergub tentang harga batas bawah komodisiti, pemerintah akan meluncurkan tiga Pergub.

    Ketiga Pergub itu yakni  Pergub moratorium TKI,, moratorium tambang dan  Pergub tentang sampah.

    Ia mengatakan, peluncuran Pergub tersebut merupakan langkah cepat pemerintah menyikapi persoalan – persoalan yang sangat urgent di provinsi NTT saat ini, yang kemudian akan dilanjutkan dengan pembuatan peraturan daerah (Perda).

    Terkait Moratorium TKI, Nae Soi menjelaskan, pemerintah melarang pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tidak terampil. Untuk itu, Semua PJTKI wajib memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) di NTT, kalau tidak maka ditolak

    Lalu, moratorium tambang, dengan catatan siapun yang datang ke NTT akan diberikan izin dengan syarat harus menjaminkan uangnya sebesar apa yang diinvestasi sehingga jika terjadi kerusakan lingkungan, uang tersebut diambil oleh pemerintah untuk melakukan rehabilitasi kembali.

    “Pengusaha tidak boleh menggunakan jalan desa atau jalan yang dibangun oleh Pemda, tetapi membuka jalan sendiri menuju lokasi tambang”, tandas Nae Soi.

    Sementara untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri dalam menata NTT sebagai Provinsi Pariwisata,  seluruh daerah wajib membersihkan sampah di objek – objek vital dan tidak membuang sampah di sembarang tempat, semua akan diatur di dalam Pergub.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.