• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 19 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gubernur NTT Lepas Duta Pesparani ke Ambon
    ALBERT VINCENT REHI | Jumat, 26 Oktober 2018 | 06:02 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gubernur
    Pelepasan Kontingen Pesparani Provinsi NTT ke Ambon, Maluku

     

    KUPANG,FL,OBAMORA.NET -  Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat secara resmi telah melepas 331 duta seni suara asal Nusa Flobamorata untuk mengikuti lomba Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) tingkat Nasional Pertama Tahun 2018  yang akan berlansung di Kota Ambon, Maluku mulai 27 Oktober-1 November.

    Pelepasan kontingan para duta NTT berlangsung di Aula Paroki Santa Maria Assumpta Wali Kota Kupang, Kamis (25/10) malam.

    Acara perutusan dan pelepasan kontingen Pesparani Nasional Pertama Nusa Tenggara Timur dihadiri Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, para imam dan Sekda Provinsi NTT Ben Polo Maing.

    Pada kesempatan itu, Gubernur NTT Viktor Laiskodat berpesan, agar 331 peserta asal Nusa Flobamorata atau Nusa Terindah Toleransi, tetap menjaga harkat, martabat, tata kerama, sopan santun, dan adat istiadat di Kota Ambon yang terkenal indah, walaupun NTT itu lebih indah.

    Menurutnya, 331 duta Seni Suara Pesparani 2018 asal NTT merupakan wakil dari Gubernur, Uskup, Pemimpin Agama, Tokoh Masyarakat, dan Masyarakat Nusa Tenggara Timur. Sehingga mereka sangat diharapkan, selalu menunjukan sikap yang terbaik selama berada di Kota Ambon.

    “Kemenangan itu hanya hasil dari sebuah proses yang luar biasa. Apa pun hasilnya kita melewati sebuah proses yang hebat dan setiap manusia akan melawati proses-proses yang dilakukannya. Dan tentunya sebagai Gubernur saya berbangga untuk melihat anak-anak begitu luar biasa telah menyiapkan diri dengan baik. Juara itu sebuah proses, akan tetapi yang terpenting adalah jaga nama baik Nusa Tenggara Timur ketika bertemu dengan saudara-saudari kita sebangsa dan setanah air di Ambon, Maluku,” ujarnya.

    “Sebagai Gubernur saya ingin agar duta-duta seni dan ilmu ini juga nanti hadir asal Nusa Tenggara Timur, bawalah identitas pariwisata NTT. Bukan saja dari aspek budaya dan seninya saja, tetapi perilaku-perilaku social kemasyarakatan termasuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Kontingen akan jalan nantinya adalah bagian dari Gubernur Nusa Tenggara Timur, bagian dari seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, bagian dari tokoh-tokoh agama Nusa Tenggara Timur, dan bagian dari perilaku social masyarakat NTT yang ada disana,” pesannya.

    Gubernur NTT tetap berpesan agar komunikasi dan perilaku masyarakat NTT menjadi nomor satu bagi Duta Seni Suara yang mewakili daerah ini di Kota Ambon, Maluku.

    Sementara itu, Uskup Agung Kupang dalam arahan singkatnya menegaskan bahwa, ketetapan pemerintah tentang pelaksanaan Pesparani Nasional pertama di Indonesia adalah anugerah Tuhan bagi Gereja Katolik yang adalah bagian utuh Bangsa Indonesia.

    “Ketetapan ini juga menggerakan umat katolik untuk bersinergi dalam kolaborasi nyanyian liturgis sebagai tanda pengembangan hidup iman. Oleh karena itu, Pesparani mudah-mudahan mewujudkan kerukunan hidup iman yang terbuka, guna melantunkan keindahan yang terukir dalam budaya masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ungkap Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr.

    “Jadilah duta-duta Nusa Tenggara Timur yang menyumbang bagi peradaban kasih di Indonesia. Dengan demikian, bukan menang yang paling utama, tetapi kehadiran yang memperkaya pertukaran budaya yang mengedepankan kerukunan dan persaudaraan,” tegas Uskup Petrus Turang.

    Ketua Panitia Perparani NTT Sinun Petrus Manuk pada kesempatan yang sama mengatakan, 331 kontingen NTT telah mempersiapkan diri dengan baik.

    Menurutnya, target juara bukan sebuah ukuran, akan tetapi membangun keberagaman antara budaya Indonesia yang akan menjadi sebuah kekayaan yang akan dipetik dalam kegiatan umat katolik Indonesia pertama di Kota Ambon.

    Kontingen Pesparani NTT akan mengikuti enam dari 12 kategori yang akan dilombakan yakni, Paduan Suara Gregorian Dewasa, Paduan Suara Dewasa Pria, Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Gregorian Anak, Mazmur Anak dan Remaja, Mazmur Dewasa, dan Lomba Cerdas Cermat dan Bertutur Kita Suci.***  (Humas Pemprov NTT)


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.