• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 19 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Jumlah Pemilih Tetap di NTTSebanyak 3.278.491
    ALBERT VINCENT REHI | Sabtu, 03 November 2018 | 20:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Jumlah
    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur Maryanti Luturmas Adoe

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur Maryanti Luturmas Adoe mengatakan jumlah daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) untuk Pemilu 2019 di provinsi setempat berjumlah 3.278.491 pemilih.

    Menurutnya, setelah pleno rekapitulasi di tingkat nasional, KPU mendapat masukan dari partai politik maupun Bawaslu untuk melakukan pencermatan lagi terhadap DPTHP selama 60 hari.

    "Untuk itu kami sudah melakukannya melalui gerakan melindungi hak pilih (GMHP) dengan membuka layanan di setiap tingkatan dari provinsi hingga desa/kelurahan," kata Maryanti di Kupang, Sabtu (3/11).

    Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilu 2019 di provinsi berbasiskan kepulauan itu sudah tercatat sebanyak 14.871 TPS, namun masih terbuka peluang terjadinya penambahan jika ada penambahan pemilih baru.  

    Saat ini, kata dia, pihaknya sementara mendata warga di daerah ini yang memenuhi syarat sebagai pemilih, namun tidak memiliki identitas kependudukan.

    "Warga usia pemilih namun tanpa memiliki identitas ini cukup banyak di desa-desa di NTT. Sekarang kami sedang mempersiapkan datanya untuk dilaporkan ke KPU Pusat," katanya.

    Ia mengatakan, dari hasil pantauan di lapangan, diketahui banyak warga yang mengaku tidak penting memiliki identitias berupa kartu tanda penduduk (KTP), karena merasa tidak banyak bermanfaat untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari.

    "Mereka mengaku setiap hari hanya melaut, bertani, sehingga merasa KTP tidak ada manfaat, sementara mereka lahir dan besar di situ bukan pendatang," katanya.

    Ia menjelaskan fakta di lapangan juga menunjukkan banyak masyarakat setempat yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi kurang pro aktif.

    Menurutnya, warga sudah diimbau melalui berbagai media untuk datang pada setiap desa/kelurahan agar didaftarkan dalam daftar pemilih tetap (DPT).

    "Tapi faktanya warga tidak pro aktif, justeru PPS yang aktif mendatangi ketua RT setempat untuk mendapatkan data-data pemilih dan sudah dicatat sebagai pemilih baru," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.