• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 12 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    240 Jabatan di Lingkup Pemerintah Provinsi NTT akan Hilang
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 28 November 2018 | 21:58 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    240
    Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET – Restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT oleh Gubernur Viktor Bungtuli Laiskodat  dan Wakil  Gubernur Josef A. Nae Soi mengakibatkan hilangnya 240 jabatan eselon II-IV. Ada 12 OPD yang hilang dari 49 unit perangkat daerah saat ini.

    Rencana perampingan struktur tersebut sudah disampaikan ke DPRD Provinsi NTT Ranperda Tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi NTT.

    Penjelasan Gubernur Laiskodat  terkait Ranperda tersebut dalam sidang Paripurna DPRD Provinsi NTT, Senin (26/11) lalu menyebutkan, dari sembilan biro akan dipangkas menjadi tujuh biro. Begitupun dengan dinas, dari 27 unit akan dipangkas menjadi 20 dinas

    Sedangkan, badan menjadi tujuh unit dari sebelumnya delapan unit. Sekretariat DPRD, RSUD dan Inspektorat tidak mengalami
    mengalami perubahan. Asisten dan staf ahli masing-masing terdiri dari tiga unit.

    Selain itu, ada dua perangkat daerah yang memperkuat tugas, pokok dan fungsinya yaitu Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menambah fungsi menjadi Ekonomi Kreatif dan Biro Humas dan Protokol menambah fungsi ptotokol yang selama ini berada di Biro Umum.

    Sementara itu, perangkat daerah yang dimekar yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah menjadi dua antara lain Badan Pendapatan dan Aset Daerah dan Badan Keuangan Daerah.

    "Otonomi daerah yang menjadi roh dari kebijakan desentralisasi memberikan ruang yang begitu besar kepada daerah untuk mendesain kelembagaan perangkat daerah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daerah baik kemampuan keuangan maupun ketersediaan sumber daya aparatur," ungkap Gubernur VBL.
    Gubernur VBL mengatakan, analisis terhadap kebutuhan perangkat daerah telah melalui evaluasi terhadap kondisi OPD saat ini terdapat besaran organisasi, susunan perangkat daerah, perumpunan urusan, tugas dan fungsi serta tata kerja perangkat daerah.

    Kepala Biro Organisasi Setda NTT, Ferdy Kapitan mengatakan, dari hasil analisa terkait perampingan OPD, maka setidaknya terdapat 240 jabatan eselon II-IV yang akan hilang. Menurutnya, sesuai rencana Perda perubahan ini mulai berlaku Januari 2019.

    Dia mengatakan, meskipun ada sejumlah perangkat daerah yang hapus, tapi urusnya tetap dilanjutkan ke perangkat daerah yang masih mempunya hubungan dengan OPD tersebut.

    Dia mencontohkan, seperti Badan Pengelola Daerah Perbatasan (BPDP) yang dihapus, namun urusannya tetap ada."Terkait urusan perbatasan diakomodir dalam unsur Staf atau berada pada biro di bawah Sekda Provinsi dalam hal ini pada Biro Pemerintahan. Secara kelembagaan tidak ada lagi,  namun urusan terkait perbatasan masuk dalam biro sebagai unsur staf gGubernur," jelasnya

    Fredy menambahkan, OPD yang dibentuk tersebut adalah perangkat daerah tipe A yang terdiri satu orang pejabat eselon IIA (kepala), lima orang jabatan eselon IIIA (sekretaris dan empat kabid) serta delapan orang jabatan eselon IV.

    "Kalau kita lihat kondisi seperti ini, maka ada ratusan jabatan yang hilang nanti. Ada sekitar 240 jabatan yang hilang," ujar Fredy.

    Dia menuturkan, terkait perampingan OPD ini juga tidak terlepas dari PP Nomor 33 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Gubernur Sebagai Wakil Pemerintah Pusat, Permendagri Nomor 99 Tahun 2018 Tentang Pembinaan dan Penataan Perangkat Daerah dan sejumlah regulasi lainnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.