• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 Juli 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Wagub NTT Ingatkan Jangan Salahgunakan Anggaran
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 19 Desember 2018 | 06:17 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Wagub
    Penterahan DIPA Tahun Anggaran 2019 oleh Wagub NTT Josef A.Nea Soi

     

     

    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Wakil Gubernur (Wagub) NTT,Josef Nae Soi mengingatkan para bupati dan Walikota Kupang untuk tidak salah memanfaatkan anggaran tahun 2019 ,apalagi korupsi.Dana itu harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat NTT.‎

    Wagub Nae Soi menyampaikan hal ini usai penyerahkan Dartar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) NTT Tahun Anggaran 2019, di Kupang ‎, Selasa (18/12).

    Selain DIPA,ada juga penyerahan alokasi dana transfer daerah NTT,Kabupaten dan Kota,serta dana desa dan juga penandatanganan komitmen bersama pencegahan dan penanggulangan stunting.

    Penyerahan DIPA ini mengambil tema Mendorong investasi dan daya saing Provinsi NTT melalui pembangunan SDM.

    Menurutnya , saat penerimaan DIPA di Istana Negara,Presiden RI sudah mengingatkan agar anggaran yang ditransfer maupun dana desa jangan disalahgunakan,apalagi dikorupsi.

    "Jangan sekali-sekali uang ini dikorupsi. Uang ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat dan jika ada yang korupsi maka saya danpak Viktor akan pecat," katanya.

    Ia menyebutkan, total dana ‎Transfer ke Daerah dan Dana Desa ( TKDD) Tahun 2019 se -NTT Rp‎ 24.496, 127,204.000 atau Rp 24 T lebih. Jumlah ini, alokasinya Rp 4,1 Triliun untuk Pemprov NTT dan sisanya sekitar Rp 20 Trilun lebih untuk kabupaten dan kota se-NTT. ‎Alokasi ini meningkat Rp  ‎1,771 T lebih tahun lalu 22,7 T.

    Jata diua, jangan sampai alokasi ini tidak terserap dan tidak memberi dampak yang signifikan.Ia mencontohkan, realisasi anggaran tahun 2018 sampai saat ini baru Rp 21,11Triliun lebih ‎atau 92,8 persen. Dari pagu anggaran Rp 22 T lebih.

    "Saya tegaskan agar segera memacu penyerapan anggaran, sehingga pada akhir tahun anggaran tidak ada dana yang ‎tidak terserap. Selanjutnya, saya ingatkan juga kepada pengelola anggaran tidak lalai untuk melaporkan penggunaan dana baik APBN maupun APBD," ujarnya.

    Ia mengakui, NTT harus bangkit dan sejahtera, karena itu kita harus bersinergi ‎membangun daerah ini secara bersama

    ‎Kesempatan itu Nae Soi juga menyampaikan program pemerintah NTT tahun 2018-2023,yang antara lain penurunan angka penduduk miskin dari 21, 38 persen menjadi 12 persen pada tahun 2023.

    Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 63,73‎ menjadi 70 pada tahun 2023. "Secara nasional,IPM 70,18. Penurunan indikator-indikator ini dilakukan melalui sinergisitas berbagai pemangku pembangunan di NTT," katanya.***






     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.