Warning: ob_start(): output handler 'ob_gzhandler' conflicts with 'zlib output compression' in /home/flobamor/public_html/media.php on line 2
Pablo Picasso (1881-1973), Seniman Yang Turut Membentuk Sejarah Dunia


  • LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 24 April 2019

     

     
    Home   »  Siapa & Siapa
     
    Pablo Picasso (1881-1973), Seniman Yang Turut Membentuk Sejarah Dunia
    YOHANES LANGGAR BILLY | Senin, 11 Februari 2019 | 12:31 WIB            #SIAPA & SIAPA

    Pablo
    Dok Web

     

    Flobamora.net – Salah satu seniman yang memiliki banyak karya, Pablo Picasso, seorang pelukis dan ahli patung berkebangsaan Spanyol, menghasilkan 20.000 karya sepanjang hidupnya. Dilahirkan pada 25 Oktober 1881 di Malaga, Spanyol, Picasso adalah seorang anak guru seni bernama José Ruiz Blasco. Picasso pertama diajarkan melukis oleh ayahnya.

    Keragaman karya seni Picasso, seperti yang diklasifikasikan oleh sejarawan-sejarawan seni ke dalam beberapa kurun waktu, membuat penulis Georges Dessaignes berujar, “Tidak ada satupun yang dapat dikatakan tentang Picasso adalah benar.” Lukisan Picasso yang pertama, Picador, lukisan yang menggambarkan perkelahian manusia dengan banteng di arena perkelahian yang dipertontonkan kepada umum, diselesaikan pada waktu Picasso berusia delapan tahun. Kejeniusannya terletak pada kenyataan bahwa Picasso bereksperimen dengan setiap medium seni. Sebagaimana yang diungkapkannya sendiri, “Seluruh jagat dunia terbuka di hadapan kita, segala sesuatu menunggu untuk dikerjakan.”

    Pada usianya yang ke-19, Picasso membagi waktunya antara Perancis dan Spanyol, berkarya dalam berbagai gaya melukis, sampai dengan pengembangan terakhir kubismenya, hasil kolaborasinya dengan Georges Braque. Menggambarkan para pengemis dan kehidupan jalanan yang bebas di kota Paris, Blue Period Picasso, yang dihasilkan antara tahun 1901 sampai dengan 1904, melukiskan kondisi melankolis dan mengangkat nada-nada murung yang keren, merefleksikan nama kurun waktunya. Kebutaan merupakan karakter pada banyak lukisan Picasso pada masa ini, mengungkapkan isi hati Picasso seperti yang tertuang dalam lukisan The Old Gitarist (1903).

    Setelah Blue Period, datanglah Rose Period, dinamakan demikian karena bayangan-bayangan warna jingganya. Subyek yang ditampilkan adalah para penari, akrobat, dan badut. Lukisan berlirik sempat tidak muncul pada 1906 ketika Picasso dipengaruhi oleh seni Afrika seperti yang ditunjukkan dalam lukisannya Demoiselles d’Avignon (1907). Lukisan ini mengejutkan publik dengan penampilan primitif dan mencolok seorang bentuk perempuan, yang mengambil bentuk geometris yang kemudian disebut kubisme. Kubisme mencoba menginterpretasi dunia tiga dimensi di atas kanvas dua dimensi dengan menghancurkan kontinuitas permukaan dan mereduksi subyek lukisan ke bentuk penerah/pengetam atau berbentuk pesawat dengan dua tepi tajam.

    Dari berbagai pandangan terhadap obyek yang ditampilkan, alat-alat musik menjadi obyek-obyek kesukaannya, tampil kepermukaan untuk mempresentasikan ide struktur obyek dan posisinya dalam ruang. Lukisan-lukisan kubisme Picasso yang terkenal adalah Head of a Woman (1909) dan The Three Musicians (1921).  

    Tanpa putus-putusnya mencoba kesenian dunia, Picasso menciptakan bentuk kesenian yang dikenal dengan nama collage ketika dia melekatkan taplak yang dilapisi minyak atau cat ke lukisan Still Life in a Chair (1912). Picasso mengaplikasikan prinsip kubisme ke seni pahat seperti pada karya Mandolin and Clarinet (1914). Karya tersebut berasal dari kurun waktu antara 1918 dan 1925, dengan mengembangkan teknik kubisme yang kemudian diberi nama Classical Period.

    Karena kekacauan hati, yang kebetulan dialaminya bertepatan dengan Perang Saudara Spanyol membuatnya melukis Guernica (1937). Potret suram kengerian perang saudara itu tercermin dalam  kompleksitas simbolisme yang dipakainya yang mengekspresikan perasaan-perasaannya. Pada 1971 karya-karyanya ditampilkan di museum Louvre di Paris, menjadikannya satu-satunya seniman yang masih hidup untuk melakukan eksibisinya di sana. Picasso menghembuskan nafas terakhirnya pada 8 April 1973 di Mougins, Perancis.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.