• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 04 Juni 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemkot Kupang Potong Dana Proyek untuk Tangani Corona
    HERMEN | Rabu, 01 April 2020 | 15:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemkot
    Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man (kanan) didampingi Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan POlt.Sekretari Kota, ely WairataHers

     

    KUPANG,Flobamora.net - Pemerintah Kota Kupang rela memotong anggaran proyek senilai Rp 45 miIiar untuk  tangani wabah Corona.

    Demikian disampaikan  Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man usai teleconference bersama Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan seluruh kepala daerah se-NTT di Balai Kota, Selasa (31/03/2020) siang.

    Saat diwawancarai awak media, dr. Herman menjelaskan anggaran yang ada saat ini guna mendukung Tim Gugus Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 bersumber dari dana darurat yang berjumlah Rp 1 miliar.

    Selanjutnya dana rasionalisasi bidang kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah S.K. Lerik sekitar Rp 4,5 miliar.

    Dikatakan  Pemkot sementara menyusun restrukturisasi anggaran sebesar Rp 45 miliar bagi pengadaan 10 ruang isolasi dengan dilengkapi hepafilter bagi pembersih udara dan sterilisasi ruangan.

    “Yang perlu kita cari sekarang adalah Rp 45 miliar. Ini untuk pertama membangun ruang isolasi lengkap dengan hepa filter sehingga udara yang keluar itu sudah bebas. Yang kedua kita perlu membuat rumah tunggu untuk paramedis. Jadi selama mereka bertugas itu mereka tidak pulang, karena itu disiapkan asrama dan biaya hidup mereka sampai penanganan kasus selesai,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan, dana Rp 45 miliar tersebut terakomodir dana untuk penanganan dampak ekonomi rakyat. Untuk mendapatkan besaran anggaran tersebut, dilakukan rasionalisasi pada setiap proyek yang belum ditender.

    “Untuk penanganan dampak ekonomis diperuntukkan untuk satu kelurahan itu kita persiapkan Rp 500 juta, sehingga untuk keseluruhannya Rp 25,5 miliar. Nah, total ini adalah sekitar Rp 45 miliar,” paparnya.

    Kata dia, semua dana itu diperoleh dari rasionalisasi seluruh proyek. Jadi nanti proyek-proyek yang belum ditender akan dirasionalisasi kembali. ***

     


     
    Editor       :   Albert Rehi
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.