• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 04 Juni 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tidak Ada Kewenangan Pemda untuk Tutup Bandara
    RISKY PUTRA | Rabu, 01 April 2020 | 16:27 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tidak
    Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat

     

    KUPANG, Flobamora.net -  Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan Pemerintah Daerah (Pemda) tidak memiliki kewenangan untuk menutup bandar udara (bandara).

    Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Laiskodat saat memberikan keterangan pers usai menggelar  rapat koordinasi dengan para bupati dan wali kota di daerah ini, terkait antisipasi dan penanganan Covid-19 di Kupang, Selasa (31/3/2020).    

    “Bandara tidak boleh tutup; karena itu kewenangan Pemerintah Pusat.Kita perlu obat-obatan, perlu APD (Alat Pelindung Diri). Karena itu fasilitas yang kita butuhkan untuk menangani segala hal,” katanya.

    Menurutnya,  jangankan menutup Bandara, untuk karantina daerah pun belum bisa dilakukan karena kewenangan Pemerintah Pusat.

    Khusus untuk bencana, lanjutnya, sampai pada darurat sipil, semua merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Pemerintah Daerah ikut keputusan Pemerintah Pusat; karena ini Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi yang darurat sipil itu Negara, daerah harus mengikuti karena ini satu kesatuan politik dan satu kesatuan hokum.

    “Apa yang diinstruksikan presiden, pencegahan Covid-19 dengan physical Distanting dan Social Distanting. Yang kedua, kita menyiapkan seluruh fasilitas , apabila terjadi lockdown. Kita harus mampu melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya.

    Hal lain  yang perlu pula diantisipasi, tambahnya, dampak sosial dan ekonomi.Perlu  disiapkan agar seluruh pekerja harian seperti buruh-buruh karena Covid-19 ini tidak bisa bekerja.

    “Kita akan bantu dengan bantuan sosial (Bansos). Pemerintah Provinsi menyiapkan Rp 270 miiliar itu untuk membantu masyarakat seperti itu. Setiap Pemerintah Kabupaten dan Kota Kupang, saya telah perintahkan untuk mengalokasikan anggaran dari APBD nya sebesar Rp13 miliar sampai enam bulan kedepan untuk kita mampu mengatasi ini,” pungkasnya. ***


     
    Editor       :   Albert Rehi
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.