• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 31 Mei 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Ende Larang Perantau Pulang Kampung
    ALBERT VINCENT REHI | Sabtu, 04 April 2020 | 08:57 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati Ende, H.Djafar H. Achmad

     

    ENDE, Flobamora.net - Mengantisipasi agar Kabupaten Ende tidak terpapar Covid-19, Bupati Ende menghimbau para perantau asal Kabupaten Ende tidak pulang kampung. Jika toh harus kembali maka akan dikarantina di Stadion Marilonga.

    Sikap tegas Bupati  Ende, Djafar Achmad ini tertuang dalam surat himbauan yang dikeluarkan, Kamis (2/4/2020). Surat himbauan bernomor BU.440/ Kesra.09/225/IV/2020

    Ini imbauanm tersebutf, melarang agar warga Kabupaten Ende yang ada di mana saja khususnya para TKI dan TKW untuk sementara jangan pulang kampung dahulu.

    “Dihimbau kepada masyarakat Kabupaten Ende di mana saja, berada baik TKI atau TKW, untuk sementara jangan pulang dengan alasan apa pun,” kta Djafar.

    Ia beralasan, penyebaran virus corona telah memakan banyak korban dan juga membawa dampak psikologis bagi masyarakat dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat termasuk di Kabupaten Ende.

    Jika tetap berkeinginan pulang kampung, maka akan dilakukan karantina di Stadion Marilonga. Hal ini sesuai dengan Peraturan Bupati Ende Nomor 10 Tahun 2020 tanggal 2 April tahun 2020 tentang Percepatan, Pencegahan dan Penanganan Covid-19.

    “Bila tetap berkeinginan pulang kampung akan dikarantina selama 14 hari di Stadion Marilonga,” katanya.

    Menurut dia, siapapun yang tiba dari daerah terpapar akan dikarantina di Stadion Marilonga. “Kita khususkan bagi TKW dan TKI kita dan juga orang dari daerah zona merah,” ujar Djafar.

    Sementara itu Sekda Ende, Agustinus Gaja Ngasu, mengatakan, kini pihaknya tengah melakukan persiapan dan cara mengevakuasi para penumpang yang baru turun dari kapal atau dari penerbangan. Hal ini menjadi penting sehingga bisa berjalan lancar.

    Kata dia, jika para penumpang yang baru pulang dari daerah terpapar ingin dikarantina secara mandiri di rumah, kata Ngasu, maka mereka diwajibkan menandatangani surat permohonan. Dan nantinya mereka akan diawasi secara ketat oleh pihak kepolisian atau TNI.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.