• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 31 Mei 2020

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Ini Pesan Paus Fransiskus untuk Pekan Suci 2020
    ALBERT VINCENT REHI | Sabtu, 04 April 2020 | 12:19 WIB            #INTERNASIONAL

    Ini
    Paus Fransiskus

     

    VATIKAN - Paus Fransiskus mengirim pesan dalam bentuk video kepada umat di seluruh dunia pada Jumat (3/4/2020). Ia berbicara tentang Pekan Suci yang akan dimulai pada hari Minggu dan berpuncak pada perayaan Paskah.

    Bapa Suci meminta umat Katolik untuk terus berharap, berdoa dan bersolidaritas bersama orang yang menderita akibat virus Corona.

    “Dalam Yesus yang bangkit, hidup mengalahkan kematian,” kata Paus Fransiskus dalam video tersebut.

    “Kita akan merayakan Pekan Suci dengan cara yang benar-benar tidak biasa, yang memanifestasikan dan merangkum pesan Injil, yaitu kasih Allah yang tak terbatas,” kata paus.

    “Dan dalam keheningan kota-kota kita, Injil Paskah akan bergema. Iman paskah ini memelihara harapan kita” lanjutnya

    “Harapan sebagai pengikut Kristus adalah harapan akan waktu yang lebih baik, di mana kita bisa menjadi lebih baik, akhirnya terbebas dari kejahatan dan dari pandemi ini”

     “Itu adalah harapan: harapan tidak mengecewakan, itu bukan ilusi, itu adalah harapan. Di samping satu sama lain, dalam kasih dan kesabaran, kita dapat mempersiapkan waktu yang lebih baik di zaman sekarang” terangnya.

    Paus menyatakan solidaritasnya dengan semua keluarga, terutama mereka yang orang-orang terdekatnya sedang sakit atau yang sedang mengalami duka akibat virus Corona atau karena sebab lainnya.

    Akhir -akhir ini, paparnya, ia sering memikirkan orang-orang yang sendirian, dan untuk siapa lebih sulit menghadapi saat-saat ini. Di atas semua itu ia  memikirkan orang tua, yang sangat ia sayangi. Ia tidak bisa melupakan mereka yang menderita akibat virus Corona, orang-orang yang dirawat di rumah sakit.

    “Saya juga ingat berapa banyak yang berada dalam kesulitan keuangan, dan khawatir tentang pekerjaan dan masa depan, sebuah pemikiran juga masuk ke tahanan penjara, yang sakitnya diperparah oleh ketakutan akan epidemi, untuk diri mereka sendiri dan orang-orang yang mereka cintai; Saya memikirkan para tunawisma, yang tidak memiliki rumah untuk melindungi mereka.”

    Ini adalah waktu yang sulit bagi semua orang,” tambahnya.

    Di tengah kesulitan itu, paus memuji kemurahan hati dari mereka yang menempatkan diri mereka dalam risiko untuk perawatan pandemi ini atau untuk menjamin layanan penting bagi masyarakatk.at.

    “Begitu banyak pahlawan, setiap hari, setiap jam!” puji Paus Fransiskus

    “Mari kita coba, jika kita bisa, untuk memanfaatkan sebaik-baiknya saat ini: mari kita bermurah hati; mari kita bantu mereka yang membutuhkan di lingkungan kita; mari mencari orang yang paling kesepian, mungkin melalui telepon atau jejaring sosial;

    Mari berdoa kepada Tuhan untuk mereka yang diadili di Italia dan di dunia. Sekalipun kita terisolasi, pikiran dan semangat dapat berkembang jauh dengan kreativitas cinta. Inilah yang kita butuhkan hari ini: kreativitas cinta”

    Lebih dari satu juta orang di seluruh dunia telah terjangkit virus corona, dan setidaknya 60.000 telah meninggal. Pandemi telah menyebabkan kehancuran keuangan global, di mana puluhan juta orang telah kehilangan pekerjaan dalam beberapa pekan terakhir.

    Sementara beberapa bagian dunia sekarang dianggap berada di lereng bawah penyebaran virus, banyak negara telah mengunci diri di tengah-tengah pandemi, atau dengan harapan dapat memadamkannya sejak awal penyebarannya di dalam perbatasan mereka

    Di Italia, salah satu negara yang paling parah terkena virus ini, lebih dari 120.000 orang telah tertular, dan tercatat ada hampir 15.000 kematian akibat virus tersebut.

    Untuk mengakhiri videonya, Paus mendesak kelembutan dan doa.

    “Terima kasih telah mengizinkanku masuk ke rumahmu. Lakukan gerakan kelembutan terhadap mereka yang menderita, terhadap anak-anak, dan terhadap orang tua,” kata Paus Fransiskus.

    “Katakan kepada mereka bahwa paus dekat dan berdoa, bahwa Tuhan akan segera membebaskan kita semua dari kejahatan” pungkasnya.***


     


    Sumber: CATHOLIC NEWS AGENCY
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.