• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 31 Mei 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Transportasi Udara jadi Kendala Pengirimam Spesimen Darah PDP
    ALBERT VINCENT REHI | Minggu, 05 April 2020 | 12:13 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Transportasi
    Marus Ardu Djelamu

     
    KUPANG, Flobamora.net - Minimnya fasilitas transportasi udara di Provinsi  NTT menjadi kendala dalam pengiriman spesimen darah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Banglitbangkes) Jakarta.

    "NTT sebagai provinsi kepulauan sangat minim dengan fasilitas transportasi udara sehingga menjadi kendala dalam mempercepat pengiriman spesimen darah pasien PDP dari daerah untuk diperiksa di Balitbangkes Jakarta," tegas Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu di Kupang, Jumat (3/4.2020).

    Marius mengatakan hal itu terkait lambannya pengiriman spesimen darah pasien yang terduga terpapar virus COVID-19.

    Ia megatakan, terdapat dua maskapai penerbangan yang melayani wilayah NTT yaitu maskapai penerbangan Wing Air dan TransNusa.

    Namun menurut dia, maskapai penerbangan TransNusa telah menghentikan sementara penerbangan ke sejumlah daerah di NTT guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.

    "Hanya tersisa satu maskapai penerbangan yaitu Wing Air namun jadwal penerbangan ke semua daerah tidak dilakukan setiap hari, sehingga pengiriman spesimen dari daerah ke Kupang terlambat akibat minimnya fasilitas transportasi udara," tegasnya.

    Pemerintah NTT berharap adanya terobosan dari Kementerian Perhubungan untuk menetapkan maskapai penerbangan khusus untuk pengiriman spesimen guna mempercepat pengiriman sampel darah ke Kupang.

    Menurut dia, apabila ada penerbangan khusus tentu berdampak pada anggaran sehingga dibutuhkan adanya subsidi anggaran dari pemerintah pusat dan daerah untuk membantu daerah yang memiliki keterbatasan sarana transportasi udara seperti NTT.

    "Apabila penerbangan udara di NTT tersedia maka pengiriman spesimen dapat dilakukan lebih cepat sehingga kepastian mendapatkan hasil juga lebih cepat. Beberapa daerah di NTT tidak bisa cepat mengirim spesimen ke Kupang karena keterbatasan penerangan," tegas Marius.

    Pemerintah berharap agar Kementerian Perhubungan RI bisa memberikan izin kepada semua penerbangan untuk menerima pengiriman spesimen darah COVID-19 dari NTT ke Jakarta.

    "Apabila ada izin khusus maka maskapai penerbangan menyiapkan tempat khusus untuk spesimen darah di pesawat. Selain itu juga penerbangan perlu dibebaskan dari sejumlah pajak yang berkaitan dengan penerbangan sehingga tidak bersedia menerima pengiriman spesimen ke Jakarta," tegas Marius..***


     


    Sumber: Humas Pemprov NTT
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.