• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 16 Juli 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Masyarakat NTT Mulai Tidak Tertib
    RISKY PUTRA | Sabtu, 09 Mei 2020 | 21:38 WIB            #NASIONAL

    Masyarakat
    Salah saatu ruas jalan di Kota Kupang

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET-Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere, menilai belakangan ini di NTT, terutama di Kota Kupang, masyarakat mulai tidak tertib menjalankan protap kesehatan.

    Ini bisa terlihat dari makin banyak perkumpulanan banyak orang dan menurunnya angka penggunaan masker,serta jalan-jalan kembali ramai . Kondisi ini bisa dilihat di lapangan,”  katanya di Kupang, Sabtu (9/5/2020)  

    Dominikus berharap masyarakat NTT terus menjaga diri dari corona sesuai protap kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

    “Kita tidak ingin terjadi transmisi lokal, baik di kupang atau di daerah lain di NTT. Jika ini terjadi, maka energi kita tidak kuat untuk mengatasi,” ujarnya.

    Sementara itu, juru bicara covid-19 Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamiu meminta perhatian serius masyarakat khusus terhadap orang tanpa gejala, lantaran kurvanya semakin tinggi.

    “Ini menunjukkan kepada kita, upaya untuk memutus mata rantai  penyebaran covid-19 di NTT, harus betul-betul  diberi perhatian. Masyarajat harus mentaati protap kesehatan,” ujarnya

    Terkait penggunaan kata klaster pada orang-orang yang terkonfirmasi postif covid-19, ia menjelaskabn, penggunaan kata itu tujuannya adalah untuk memudahkan pelacakan, dengan siapa oraang-orang tersebut bertemu atau  dengan siapa mereka melakukan kontak fisik.  Misalnya, klaster Sukabumi, Gowa atau Magetan, ini menunjukkan dari mana mereka datang sebelumnya.  

    Penggunaan kata klaster, kata dia, untuk Memudahkan petugas kesehatan melakukan  penelusuran atau memudahkan masyarakat mengenali orang-orang yang datang dari luar wilayah NTT.

    “ Itu tujuan penetapan klalster-klaster. Tidak ada tujuan lain. Sebetulnya ini juga sudah digunakan secara nasional,” tambahnya.***


     
    Editor       :   Albert Rehi
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.