• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 04 Desember 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tiga Daerah Ini Berpotensi Terjadi Transmisi Lokal
    ALBERT REHI | Rabu, 20 Mei 2020 | 16:14 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tiga
    Ilustrasi

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET - Tiga daerah di NTT yakni Manggarai Barat Bajo, Sikka dan Ende berpotensi terjadi transmisi lokal seperti di Kota Kupang, jika masyarakatnya tetap bandel dan tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah.

    Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere di Kupang, Rabu (20/5/2020), sehubungan dengan terus bertambahnya jumlah warga terkonfirmasi positif covid-19.

    Ia menuturkan, prediksi ini perlu disampaikan, karena di wilayah-wilayah tersebut jumlah penderita banyak dan jumlah klasternya lebih dari satu. Sikka misalnya, jumlah warga terkonfirmasi positif dari tiga klaster yakni Lambelu, Gowa dan Magetan.

    “Sedangkan Ende dari klaster Gowa dan Magetan. Sementara di Manggarai Barat dari klaster Gowa dan mungkin ada klaster lain, karena jumlah sampel swab yang dikirim belum semua diperiksa,” katanya.

    Ia mencontohkan, Kota Kupang. Saat gugus tugas covid-19 berkonsentrasi penanganan klaster Sukabumi, secara mengejutkan muncul trransmisi lokal dan jumlahnya juga lebih dari satu orang.

    Ia meminta perintah kabupaten dan kota di NTT untuk lebih serius memberlakukan   protokol kesehatan di wilayahnya masing-masing demi memutus mata rantai penyebaran covid-19.

    “Kita tidak bosan- bosan mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Misalnya, selalu mengenakan masker kalau keluar rumah, cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, jauhi kerumunan atau pertemuan yang melibatkan banyak orang. Ini semua untuk mencegah penyebaran covid-19.

    Kata dia, yang dikhawatirkan terjadinya transmisi lokal akhirnya terjadi juga. Pettama kali muncul di Kota Kupang. Masyarakat kita juga perlu disadarkan, kalau kemampuan kita sangat terbatas.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.