• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 05 Juli 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Laiskodat Memilih Hadapi Covid-19,Ketimbang Rakyat Mati Kelaparan
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 27 Mei 2020 | 09:38 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Laiskodat
    Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (tengah) saat meimimpin rapat secara virtual, Selasa (26/5/2020) Foo : Sam Babys

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET- Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, dirinya lebih memilih berhadapan dengan virus ini walaupun nyawa taruhannya, daripada berdiam diri dan bersembunyi dan kemudian masyarakat mati karena kelaparan.

     

    Gubernur Laiskodat mengatakan itu saat menggelar rapat koordinasi secara virtual dengan bupati se-NTT dan Wail Kota Kupang, Selasa (26/5/2020).

     

    "Sebagai gubernur, saya tidak mau kasus Covid-19 ini menjadi alasan untuk kami tidak bekerja. Tanamkan semangat untuk berjuang menyejahterakan masyarakat. Memang bukan berarti kita tidak menghiraukan virus ini, tapi kalau kita tetap berada dalam ketakutan, maka masyarakat juga yang akan merasakan dampaknya," tandasnya.

     

    Untuk itu ia meminta semua bupati dan wali kota di NTT, agar tidak perlu takut berlebihan dengan Covid-19.

     

    Memang, kata Viktor, WHO telah mengeluarkan maklumat tentang cara penanggulangan Virus ini. Tetapi hal ini kata dia, tidak cocok diterapkan di NTT.

     

    "Kita di sini serba kekurangan. Mulai dari anggarannya, fasilitas kesehatannya, bahkan tenaga kesehatanpun kurang. Oleh karena itu, sekali lagi saya mengajak kita semua untuk beraktivitas seperti biasa. Kembali bekerja, para petani kembali berkebun, para nelayan kembali melaut, para peternak kembali melakukan aktivitasnya secara baik, dan juga kekuatan SDM yang ada di birokrat harus dimanfaatkan secara maksimal agar masyarakat dapat menikmati kesejahteraan," ujrnya.

     

    Ia juga meminta para bupati untuk segera membuka kembali akses transportasi darat yang sekian lama tutup di perbatasan. Pasar-pasar juga harus segera dibuka kembali, karena saat ini para petani mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil pertanian mereka.

     

    Ia menambahkan,Sekarang ini semua pihak harus fokus untuk program kerja tahun 2020-2021.Ia mau agar tahun 2020-2021 fokus ke pemberdayaan.

     

    Jangan buat program terlalu banyak tapi tidak ada hasil. Lebih baik kita fokus dan buatkan cukup satu atau dua program saja tapi hasilnya jelas dan menguntungkan masyarakat,” tutupnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.