• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 13 Mei 2021

     
    Home   »  Nasional
     
    13 Daerah di NTT Direkomendasikan Buka Sekolah Juli 2020
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 17 Juni 2020 | 08:13 WIB            #NASIONAL

    13
    Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal (TNI) Doni Monardo (Screenshot Youtube)

     

     

    JAKARTA -  Sebanyak 13 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masuk zona  hijau direkomendasikan untuk bisa membuka sekolah pada Juli 2020 mendatang.  

    Ke-13 kabupaten itu adalah Sabu Raijua, Manggarai Timur, Sumba Barat Daya,Sumba Tengah, Timor Tengah Utara, Ngada, Alor, Malaka, Belu, Rote Ndao,Sumba Barat, Kupang, Timor Tengah Selatan.

    Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo buka suara perihal rencana pembukaan sekolah di zona hijau Covid-19 pada Juli 2020. Menurut Doni, ada 92 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang masuk kategori zona hijau Covid-19 per 7 Juni lalu.

    "Bisa saja jumlah menjadi lebih kecil lagi, Perlu apresiasi jumlahnya semoga tidak berubah," lanjut Doni dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/6/2020) lalu.

    Terkait kekhawatiran masyarakat bahwa saat sekolah dibuka ternyata ada perubahan zona, Doni memberikan penjelasan. Menurut dia, kuncinya adalah protokol kesehatan.

    "Selama seluruh masyarakat bisa disiplin untuk taat protokol kesehatan, maka zona hijau akan bertahan, tapi manakala upaya disiplin kendor, bisa jadi zona hijau jadi kuning," kata Doni.

    Menurutnya, potensi untuk kembali ke zona kuning dari hijau, bukan hal mudah. Kerja keras, kerja sama sangat penting. Kunci mempertahankan zona hijau adalah disiplin protokol kesehatan.

    Lebih lanjut, Doni memastikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan selalu memberikan informasi kepada semua pihak sehingga kesehatan terjamin. 

    "Kami tidak ingin anak-anak yang mengalami risiko terpapar. Sekali lagi komitmen kita membuka kegiatan pendidikan di tempat aman, daerah yang tidak ada dampaknya," ujar Doni.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.