• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 05 Agustus 2020

     
    Home   »  Siapa & Siapa
     
    Awal Terbentuknya Dunia Matematika – Salah Satu Ide yang Mengubah Dunia
    YOHANES L. BILLY | Rabu, 08 Juli 2020 | 01:11 WIB            #SIAPA & SIAPA

    Awal
    Dok Web

     

     

    Flobamora.net – Dunia abstrak matematika mulai mengambil bentuknya pada dasar yang kokoh – pada kenyataannya, pada dasar literal. Pada masa Mesir kuno, sungai Nil membanjiri tepi-tepi sungainya setiap tahun. Pada waktu air banjirnya surut, tanah-tanah di sekitar dua sisi sungai menjadi sangat subur yang memungkinkan orang bercocok tanam. Tetapi masalah yang ditimbulkan adalah banjir yang terjadi menghilangkan tanda-tanda batas berupa garis-garis yang menunjukkan kepemilikan lahan pertanian. Karena alasan itulah, setiap tahun Faraoh mengirim para pengukur tanah untuk mengatur kembali tanda-tanda batas tanah dengan menggunakan tali yang diberi simpul-simpul untuk mengukur bidang tanah dan menandai sudut-sudut yang benar. Pada waktu itulah, para pengukur tanah belajar mengira-mengira bidang-bidang tanah dengan membaginya dalam bentuk empat persegi panjang dan segitiga. Dengan cara ini, mereka menemukan geometri, bentuk awal matematika.

    Budaya-budaya lain dunia kuno, di Babylon dan di lembah Indus, juga mengembangkan formula-formula geometri. Walaupun demikian, lompatan besar geometri adalah yang dikembangkan oleh bangsa Yunani, yang menciptakan istilah geometri dengan menggabungkan kosa kata mereka “Dunia” – geo – dan “mengukur” – metros. Tokoh kunci dalam ilmu matematika Yunani adalah Euclid (c. 325-265 sebelum Masehi), yang buku matematika luar biasanya berjudul The Elements, merupakan percobaan pertama yang diketahui menjadikan geometri ke dalam ke sebuah sistem.

    Geometri memperkenalkan ide bentuk-bentuk ideal yang berada di luar dunia fisika. Geometri mengubah pandangan-pandangan menjadi bentuk-bentuk dan rasio-rasio yang begitu indah sehingga mereka nampaknya sedang menawarkan suatu pandangan ke dalam pikiran Tuhan. Plato meyakini bahwa Tuhan adalah seorang Geometer. Pythagoras, seorang matematikawan berkebangsaan Yunani, dan para pengikutnya membentuk paguyuban religius yang menghormati segitiga. Mereka juga menemukan sesuatu yang mereka sebut rasio emas, sebuah bentuk yang mereka capai dengan membagi satu garis menjadi dua sehingga rasio dari bagian kecil terhadap bagian yang besar sama dengan rasio bagian yang besar terhadap keseluruhan. Hubungan geometrik yang sangat luar biasa ini menimbulkan kegaguman banyak pemikir Renaisans, yang menemukan geometri di mana saja di dalam dunia seni dan alam. Di dalam bukunya yang terkenal tahun 1509, De divina proportione, Luca Paccioli bahkan mengungkapkan menemukan hubungan antara rasio dan karakterisitik Makhluk Tertinggi. Geometri yang berawal dari dunia akhirnya menemukan jalannya ke surga.


     


    Sumber: TIME - 100 Ideas that Changed the World, 2010, P 1
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.