• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 03 Agustus 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    TTU Perketat Penjagaan di Pintu Masuk
    ALBERT VINCENT REHI | Kamis, 09 Juli 2020 | 21:23 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    TTU
    ilustrasi (Google)

     

     

    KEFAMENANU,FLOBAMORA.NET- Bupati Timor Tengah Utara TTU) Raymundus  Sau Fernandes menegaskan, dengan adanya satu kasus positif Covid-19,pihaknya kembali memperketat penjagaan di pintu masuk ke daerah itu.

    Penegasan tersebut disampaikan Fernandes di Kefamenanu, Kamis (9/7/2020) menyikapi adanya satu kasus positif Covid-19 di daerah itu.

    “ Setiap pelaku perjalanan yang berasal dari zona merah apabila memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat akan langsung dilakukan rapid test.Apabila hasil rapid test tersebut positif maka akan langsung dikarantina,” ujarnya.

    Sehubungan dengan satu warganya terkonfirmasi positif Covid-19, ia mengatakan, warga yang positif Covid-19 tersebut diketahui berstatus sebagai mahasiswi fakultas kedokteran di Kota Semarang.

    Yang bersangkutan tiba di Kota Kefamenanu pada 03 Juli 2020 dan langsung menuju kediamannya di kompleks BTN Kota Baru, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan. Saat tiba di Kota Kefamenanu, yang bersangkutan tidak langsung dikarantina.

    Namun setelah mendapat informasi dari Jawa Tengah terkait status yang bersangkutan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten TTU langsung melakukan penelusuran. Tim kemudian menjemput yang bersangkutan di kediamannya.

    “Yang bersangkutan sementara diisiolasi di Rusunawa karena kita punya ruang isolasi belum selesai dikerjakan,” tutur Bupati TTU dua periode itu.

    Bupati Raymundus mengaku pihaknya telah melakukan penelusuran terkait dengan siapa saja yang kontak erat.

    Saat ini Pemkab TTU telah mengkarantina dan mengambil sampel Swab dari ayah pasien, serta saudaranya dan juga sopir dari mobil rental yang melakukan kontak fisik saat menjemput di Kupang

    “Tugas kami di daerah adalah mencegah agar penyebaran secara lokal itu tidak terjadi semua pihak yang berkontak fisik dengan yang bersangkutan (pasien) atau dengan keluarganya kita minta mereka segera beritahu untuk kita lakukan pemeriksaan dan ambil sampel Swab kemudian dikirim,” tuturnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.