• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Semua Karena Corona
    ALBERT VINCENT REHI | Senin, 20 Juli 2020 | 18:40 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Semua
    Muhamad Lubis memindahkan tali kucir anaknya, Septiani BR Lubis dalam acara wisuda virtual Uniflor (Foto : Ekora NTT)

     

     

    AIR MATA Septiani BR Lubis tak terbendung. Ia tidak membayangkan sebelumnya jika sang ayah yang memindahkan tali kucir saat mengikuti wisuda secara virtual yang diselenggarakan Universitas Flores, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) Sabtu 18 Juli 2020 lalu.

    Ini adalah wisuda virtual pertama dilakukan oleh universitas yang tahun ini memasuki usia ke-40 di tengah adaptasi kebiasaan baru demi mencegah penularan Covid-19.

    Tidak seperti wisudawan lain yang mengikuti momentum bersejarah itu dari rumah masing-masing, Septiani terpaksa menyewa jaringan internet di sebuah Warnet di Jalan Samratulangi, Kecamatan Ende Timur.

    Menempati ruang sempit Warnet, Septiani didampingi kedua orang tuanya, Muhamad Lubis dan Nurdiana Nasution mengikuti prosesi acara wisuda dari layar komputer yang terhubung dengan admin di Kampus Uniflor.

    Saat acara pemindahan tali kucir, kedua orangtuanya berdiri mendampingi Septiani. Sang ayah, Muhamad Lubis kemudian memindahkan tali kucir, setelah mendengarkan arahan dari panitia.

    Wajah Septiani tampak haru bercampur bahagia. Ia kini menyandang gelar sarjana setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Ekonomi Program Studi Ekonomi Akuntansi.

    “Saya terharu. Ini sejarah yang tak akan saya lupakan. Pemindahan kucir toga dilakukan ayah saya. Tidak biasanya, kalau dulu - dulu rektor yang pindahkan. Hari ini ayah saya telah menggantikan peran rektor,” ujarnya.

    Septiani bangga pada ayahnya. Walau hanya bekerja sebagai pedagang es keliling, sang ayah punya perhatian khusus pada pendidikan anak-anaknya.Ayahnya telah mengajarkan anak-anaknya tentang ketekunan dan keuletan.

    Rasa haru dan  bahagia juga terpancar di wajah Muhamad Lubis. Baginya, pengalaman memindahkan tali kucir jadi cerita unik yang ia alami. Ia memindahkan tali toga.Ini sebuah kebanggaan. Ini juga tidak mengurangi nilai pendidikan.Ia pun berharap anaknya bisa sukses kelak.” Yah, semua ini karena corona,” imbuhnya.

    Pembantu Rektor Universitas Flores, Ferdinandus Lidang Witin menerangkan, pihaknya telah meminta wisudawan untuk menyiapkan perangkat virtual termasuk jaringan internet. Pada saat geladi, para wisudawan telah menguji coba perangkat agar terhubung ke room meeting perangkat panitia wisuda.

    “Kita sudah uji coba, memang ada mahasiswa yang mengikut gabung dan juga mengikuti sendiri di rumah,” kata Ferdinandus.

    Ia mengaku, awalnya dirinya khawatir dengan upacara wisuda yang digelar secara online. Tak hanya soal perangkat, akses jaringan internet jadi kendala, terlebih wisudawan yang berada di pelosok.

    “Kami berterima kasih karena mahasiswa kita sangat antusias. Ratusan mahasiswa kita sudah terkoneksi,” ucapnya. Yah… semua ini karena corona ***


     


    Sumber: liputan6.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.