• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 02 Oktober 2020

     
    Home   »  Internasional
     
    NTT-RDTL Segara Matangkan Diskusi tentang Kawasan Perdagangan Bebas
    ALBERT VINCENT REHI | Senin, 10 Agustus 2020 | 19:16 WIB            #INTERNASIONAL

    NTT-RDTL
    Gubernur VBL saat menerima kunjungan Dubes RDTL untuk RI Alberto Xavier Pareira Carlos dan rombongan Foto :Sam Babys

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengusulkan kepada pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) untuk segera mematangkan diskusi strategis tentang kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Area antara dua wilayah bertetangga ini.

    Usulan tersebut dismpaikan VBL Saat menerima audiensi Duta Besar RDTL untuk Indonesia, Alberto Xavier Pareira Carlos bersama rombongan di Kupang, Senin (10/8/2020),

    Kesempatan itu, VBL juga memaparkan beberapa peluang yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Pulau Timor baik di Provinsi Nusa Tenggar Timur maupun Timor Leste.

     “Dalam tiga bulan ini kita mesti serius untuk membicarakan tentang strategi Free Trade Area di wilayah perbatasan. RDTL memiliki aset berupa bandara Internasional di Oekusi namun tidak memiliki barang untuk di Expor. Sedangkan NTT memiliki potensi barang kualitas ekspor namun terbatas dari sisi kuota untuk ekspor,”ujar VBL.

    Ia juga mengajak Pemerintah RDTL untuk membangun kerja sama yang lebih konkret demi kemajuan kedua wilayah yang masih berada dalam satu daratan tersebut.

    Menurutnya,  kalau berbicara tentang Nusa Tenggara Timur dan RDTL, cara berpikirnya yaitu membangun Pulau Timor bukan  membangun dua negara. Dengan demikian mudah untuk menterjemahkanya dalam sebuah format kerja sama.

    “Pak Dubes, kita ini bersudara. Yang memisahkan kita hanyalah batas negara secara politik, namun secara ekonomi dan sosial tidak”, tandas VBL

    Menurutnya, Pulau Timor sangatlah unik karena didalamnya secara administrasi terdapat provinsi yaitu NTT dan juga satu negara yang namanya RDTL.

    Untuk itulah perlu dibangun kerja sama yang konkrit  untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dalam  15 tahun mendatang.

    “Kalau dikelola dengan baik melalui kerja sama yang baik maka saya yakin dalam kurun waktu 15 tahun mendatang akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang luar biasa di pulau ini. Sebenarnya secara ekonomi,  kemerdekaan Timor Leste merupakan anugerah bagi Timor Barat,” tuturnuya.

    Ia juga mengatakan,semangat membangun Pulau Timor harus dengan hati bersih, jangan ada agenda politik.

    “Pikirkan tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat, tidak perlu ribut lagi masalah perbatasan. Karena kita daerah  miskin namun kaya akan potensi daerah serta peluang-peluang lainya yang mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi Pulau Timor,” kata politisi Partai Nasdem tersebut.

    Sementara itu, Dubes RDTL untuk Indonesia, Alberto Xavier Pareira Carlos  menyampaikan apresiasi atas ide-ide cemerlang Gubernur NTT untuk memajukan NTT dan Timor Leste.

    Alberto mengatakan selama perjalanan kariernya, ia baru pertama kali berkunjung ke NTT. Meski demikian ia pernah bertemu dengan Bupati Belu di wilayah perbatasan untuk membicarakan tentang kerja sama ekonomi perbatasan.

    “Saat ini juga  saya bisa bertemu langsung Pak Gub (Gubernur,red). Ingin sekali mendengar ide gagasan Pak Gubernur untuk membangun kerjasama karena kita ini satu pulau dan bersaudara,” ujar Dubes Alberto.

    Dubes Carlos berjanji untuk menyampaikan ide-ide ini kepada pimpinan negara RDTL agar segera direalisasikan.***


     


    Sumber: Humas Pemprov NTT
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.