• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 25 Oktober 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Bego Gai Night Semarakkan Pembukaan Festival Danau Kelimutu
    ALBERT VINCENT REHI | Selasa, 11 Agustus 2020 | 18:59 WIB            #NASIONAL

    Bego
    Salah satu opertujukan pada Bego Gai Night (Foto :Humas Pemprov NTT)

     

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET- Ada yang beda dengan pelaksanaan Festival Danau Kelimutu tahun ini. Jika tahun-tahun sebelumnya pembukaan festival tersebut dilaksanakan di Kota Ende,ibu kota Kabupaten Ende, tahun 2020, pembukaannya dihelat di Desa Koanara,Kecamatan Kelimutu.

    Tahun ini pun para pegiat wisata setempat menggelar Bego Gai Nigth dan Reggae Music, sejak Minggu- Selasa,(9-12 Agustus 2020) yang berjalan sukses, meriah dan memukau ratusan penonton

    Event wisata akbar pertama di Flores pasca pemberlakuan adaptasi baru (New Normal) akibat Pandemi  Covid-19 itu menghentak hati dan membakar jiwa. Ratusan warga lokal, para pejabat provinsi dan kabupaten serta wisatawan asing tumpah ruah menyaksikan ajang kolaboratif yang spektakuler itu

    Para pemuda desa yang bergabung dalam Perhimpunan Pelaku Pariwisata Moni Kelimutu (P3MK) menjadi pemicu utama gelaran event tersebut. Komunitas yang adalah kumpulan para pelaku wisata lokal didukung penuh oleh Pemkab Ende dan anggota DPD RI asal NTT, Angelinus Wake Kako (AWK).

    Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi  yang menyaksikan langsung pertunjukan itu memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pemuda Desa Koanara Kawasan Moni Kabupaten Ende.

    Dalam sambutannya saat membuka Bego Gai Night dan Reggae Music yang dilaksanakan di Kompleks Pasar Moni Desa Koanara Kabupaten Ende, Nae Soi menyampaikan kebanggaanya kepada pemud-pemudi Desa Koanara yang super itu.

    “Saya atas nama Pemprov NTT sangat bangga pada pemuda-pemuda Desa Koanara yang malam ini sudah menampilkan atraksi yang sangat menarik,’katanya

    Menurutnya, NTT memiliki aneka potensi wisata misalnya tarian daerah, nyanyian dan musik daerah yang kalau dipadukan dalam koregrafi yang profesioan maka akan telrihat sangat sangat bagus.

    Gelaran itu baginya berkualitas tinggi, tidak kalah dengan pertunjukan di kota-kota besar.“Ini yang kita mau, desa harus mampu menampilkan atraksi budaya menjadi nilai pariwisata,” ujar Josef

    Kata dia, NTT memiliki atraksi budaya yang indah-indah.  Ada tarian dan nyanyian daerah,  ada yang merupakan satu -satunya di NTT, ada festival dugong di Alor dan lain sebagainya

    “Pesona wisata tersebut, sangat menarik  sehingg orang luar menilai Indonesia memang indah, tetapi NTT lebih punya daya tarik sendiri,” katanya.

    Ia meminta kepada masyarakat untuk memiliki kepedulian pada pariwisata., melestarikan bahkan setiap tahun harus dibuatkan pertunjukan seni budaya tersebut

    Ia menuturkan, penetapan pariwisata sebagai prime mover ekonomi merupakan langkah yang tepat mengingat NTT memiliki potensi pariwisata yang sangat baik di berbagai daerah yang mampu memiliki nilai jual tinggi.

    Sementara itu Bupati Ende, H. Djafar H. Ahmad mengatakan kegiatan pertunjukan seni tersebut sebagai kerja sama Pemkab Ende dan masyarakat Koanara.

    “Kami Pemkab Ende menggandeng anak muda untuk merayakan Kelimutu Expo ini yang menjadi bagian dari Festival Kelimutu. Ini murni merupakan kerja anak muda kami yang memang peduli dengan pariwisata”, ujar Djafar.

    Kegiatan itu juga katanya bertujuan mendukung program pariwisata sebagai prime mover ekonomi masyarakat.

    “Saya harap bisa dilakukan berkesinambungan dan kegiatannya semakin bagus untuk dinikmati,” ajaknya

    Dalam kelimutu expo tersebut juga turun dipamerkan produk makanan lokal dari UMKM masyarakat serta tenun ikat.

    Untuk diketahui, gelaran event tersebut bermula dari gagasan para pemuda desa yang selama ini menjadi pemain utama dikawasan wisata Moni Kelimutu.

    Mereka adalah kumpulan pramuwisata dan pemilik usaha jasa pariwisata seperti usaha hotel dan penginapan, rental mobil, cafe ,dan tour guide. Komunitas ini dua bulan lalu dikukuhkan secara resmi dalam sebuh wadah yang namanya P3MK***


     
    Editor       :   Albert Rehi


    Sumber: Humas Pemprov NTT
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.