• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 04 Desember 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemkab Ende Kembali Gelar Ritual Taga Kamba
    LEXI | Rabu, 12 Agustus 2020 | 19:54 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemkab
    Rangkaian ritual Taga Kamba yang digelar Pemerintah Kabupaten Ende

     

     

    ENDE,FLOBAMORA.NET- Untuk ketujuh kalinya Pemerintah Kabupaten Ende menggelar ritual Taga Kamba atau Bunuh Kerbau. Ritual tersebut untuk mengawali rangkaian pertemuan Lika Mboko Telu atau Tiga Batu Tungku, antara pemerintah daerah, tokoh agama dan tokoh adat di kabupaten itu.

    Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2020 ini ritual Taga Kamba dipusatkan di halaman Museum Tenun Ikat Kabupaten Ende yang digelar, Rabu (12/8/2020).

    Upacara ini diawali dengan prosesi para tokoh agama dan tokoh adat dan kepala desa serta para camat yang memasuki halaman Museum Tenun ikat, dari titik kumpul di Jalan Soekarno. Dari arah Timur tua adat yang berasal dari kecamatan wilayah timur Kabupaten Ende diantar masuk dengan Tarian Orowoko. Sementara dari wilayah barat dengan Tarian Wanda Pala.

    Dari pintu gerbang mereka berputar mengelilingi tubu musu atau menhir, menuju rumah besar dan menyerahkan persembahan hasil tani kepada Bupati Ende, H.Djafar H.Achmad.

    Setelah beristirahat sejenak, Bupati Ende kemudian menuju rumah adat dan selanjutnya keluar untuk dilakukan upacara di tubu musu atau batu menhir, kemudian menuju tempat penyembelihan kerbau.Rangkaian ritual ini terakhir dengan melepaskan sesajian ke laut untuk tolak bala dan ditutup dengan Gawi bersama.

    Wakil Gubernur NTT Josef A.Nae Soi yang juga hadir pada kesempatan ini mengatakan, apresiasi terhadap ritual Taga Kamba.Ia  merasa bangga dan mengapresiasi terhadap pergelaran upacara tersebut.

    Kepada para Mosalaki atau tokoh adat ia berharap untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dalam mengisi pembangunan.

    " Saya ajak para Mosalaki yang ada  di Kabupaten Ende,mari kita terus kerja sama dengan pemerintah dalam membangun Kabupaten Ende khususnya dan Provinsi NTT pada umumnya" pinta Nae Soi.

    Lebih jauh ia berharap agar gunakan adat dan budaya ini untuk kesejahteraan bersama dan membangun masa depan yang lebih baik.

    " Gunakan adat ini untuk membangun daerah ini, demi kesejahteraan anak cucu kita. Hari lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini," paparnya.***

     
    Editor       :   Albert Rehi
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.