• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 30 Oktober 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Jadi Klaster Baru, Bank NTT Pastikan Nasabah Aman Saat Bertransaksi
    ALBERT VINCENT REHI | Jumat, 02 Oktober 2020 | 09:21 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Jadi
    Direktur Umum (Dirum) Bank NTT, Johanes Landu Praing Foto dari Obor Nusantara

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET-Direktur Umum (Dirum) Bank NTT, Johanes Landu Praing, menjamin dan memastikan nasabah akan aman saat melakukan transaksi, meski Bank NTT terkonfirmmasi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 setelah salah satu karyawan dinyatakan positif.

    Kepada media, Jumat (2/10/2020), Landu Praing atas nama manajemen Bank NTT menjelaskan, meski telah menjadi klaster baru Covid-19 di Kota Kupang, namun manajemen Bank NTT menjamin tidak akan mempengaruhi sistem pelayanan Bank kepada nasabah.

    Sebab, jelas dia, sebelum pegawai Bank NTT yang terkonfirmasi positif covid-19 oleh Gugus Tugas Kota Kupang, yang bersangkutan telah dikarantina selama menunggu hasil rapid test dan swab dari dokter

    “Pegawai Bank NTT yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu kita sudah karantina dia di hotel sejak tiba dari Denpasar dua minggu lalu untuk menunggu hasil Rapid tes pertama dan kedua,” katanya.

    Ia menuturkan, sejak dari Bali pegawai tersebut tidak langsung kantor tetapi karantina di hotel sampai dinyatakan positif tiga hari lalu. Karena itu dipastikan dan dijamin kenyamanan nasabah jika berada di lingkungan kerja kantor Bank NTT.

    Menurutnya, pegawai tersebut sebelumnya telah mengunjungi keluarga yang sedang berada di Denpasar Bali dan baru tiba di Kupang beberapa minggu lalu.

    “Dia dari Bali kunjungi keluarga dan baru tiba beberapa minggu lalu di Kupang. Waktu tiba d Kupang saya langsung perintahkan untuk tidak berkantor tetapi menjalani karantina bukan di rumah tetapi di hotel selama menunggu hasil rapid test pertama dan kedua hingga hasil Swab. Jadi  pegawai tersebut tidak lagi berkantor sejak tiba dari Bali,” tandasnya.

    Bahkan, lanjutnya Landu Praing, selama dikarantina pegawai tersebut tidak pernah berhubungan atau bertemu dengan rekan-rekan kerja bank NTT hingga dinyatakan positif.

    Ia menjelaskan, pihaknya telah mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan melakukan karantina terhadap setiap pegawai yang baru tiba dari daerah zona merah apalagi hitam seperti Bali.

    “Bali itu daerah zona hitam.Kami sudah antisipasi sebelumnya setelah pegawai itu datang dari Bali.Kami jamin Kantor Bank NTT bebas dari penyebaran Covid-19 di NTT.”ujarnya.

    Untuk itu, ia berharap masyarakat NTT terutama para nasabah Bank NTT di seluruh pelosok wilayah NTT tidak perlu ragu dan takut untuk mengunjungi semua Kantor Bank NTT di mana saja karena semuanya di jamin bebas dari Covid-19. Karena pelayanan telah sesuai dengan standar protokol kesehatan oleh manajemen dengan menyiapkan tempat cuci tangan di setiap kantor pelayanan, termasuk penataan kursi dan mewajibkan seluruh baik karyawan maupun nasabah menggunakan masker selama berasa di Kantor Bank NTT.

    Sebelumnya diberitakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang telah mengumumkan dua bank di Kota Kupang menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, yakni Bank BRI dan Bank NTT.***

     

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.