• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 28 November 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    NTT akan Jadi Penyumbang EBT Terbesar di Indonesia
    ALBERT VINCENT REHI | Selasa, 27 Oktober 2020 | 21:56 WIB            #NASIONAL

    NTT
    Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ketika menanam pohon di Desa Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Lasikodat mengatakan, hasil riset yang dilakukan Bank Dunia belum lama ini menunjukan, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan satu-satunya provinsi di Republik Indonesia yang selain memiliki iradiasi panas matahari tertinggi, juga memiliki kecepatan angin yang sangat konstan di sepanjang pantai di NTT.

    “Ini riset yang mengatakan demikian, sehingga ke depan NTT akan menyumbangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat berlimpah untuk Republik ini,” kata Gubernur Laiskodat ketika berbicara dalam kegiatan Penanaman 2000 Pohon yang diprakarsai oleh PLN Cabang Nusa Tenggara Timur bekerjasama dengan Undana Kupang, di Desa Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Selasa (27/10/2020).

    Menurutnya, sekarang tidak ada pilihan lain bagi semua orang untuk segera melupakan energi fosil. Mulailah kita berpikir tentang Energi Baru Terbarukan. Bahkan saat ini perusahaan – perusahaan besar di dunia menamakan diri mereka Renuble Energi Hundred Persen. Artinya bahwa apapun yang diproduksi oleh perusahaan manapun di dunia ini yang tidak menggunakan Blue Energi, maka sudah pasti ditolak. Hal ini mengharuskan kita untuk segera menggunakan Energi Baru Terbarukan,

    Ia menuturkan, Presiden Jokowi telah mencanangkan dan memaksakan untuk Energi Baru Terbarukan pada tahun 2024 harus menyentuh angka 23%. Cecara Nasional saat ini PLN ada di angka 10 – 11%. Itu artinya masih kurang sekitar 12%. Untuk mencapai itu dibutuhkan kerja ekstra.

    “Oleh karena itu, sebagai gubernur, saya pastikan dalam waktu yang tidak lama lagi lompatan ekonomi di provinsi ini akan mencapai 2000 bahkan 3000 kali lipat berkat Energi Baru Terbarukan yang akan disumbangkan buat Negara ini, baik dari energi matahari, angin maupun bio masanya,” ujarnya.

    Ia  memberikan apresiasi kepada PLN Wilayah NTT dan Undana Kupang yang telah berpikir maju bukan saja untuk mengisi kekosongan energi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif membangun ekonomi mereka dalam mendukung energi di Provinsi ini, yang merupakan energi masa depan Nusa Tenggara Timur.

    Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang, Fredrik L. Benu, mengatakan penanaman 2000 anakan pohon Lamtoro dan Kaliandra ini berada di lahan seluas 5 hektare. Selanjutnya tanaman ini akan diolah menjadi Pembangkit Listrik di NTT.

    General Manajer PT PLN Wilayah NTT, Agustinus Djatmiko mengatakan, momentum penanaman pohon itu bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke 75.

    Menurut Agustinus, meski NTT tidak memiliki batu bara, tetapi Renueble Energinya sangat luar biasa. “Sedangkan untuk energi matahari menjadi energi listrik, daerah lain hanya maksimal menyala 4 jam, tetapi di Provinsi NTT bisa menyala sampai 9 jam,” katanya.

    Ia mangatakan, untuk kebutuhan cacahan pohon Kaliandra dan Lamtoro, setiap harinya PLN membutuhkan 30 ton cacahan dari kedua pohon ini.***

     

     

     

     

     

     

     


     


    Sumber: Humas Pemprov NTT/Sam Babys
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.