• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Agustus 2020

     
    Home   »  Pemilu
     
    Wabup Sikka Ajak Cegah Berbagai Pelanggaran Pemilu
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 16 Maret 2014 | 16:36 WIB            #PEMILU

    Wabup
    Wakil Bupati Sikka, Paolus Nong Susar

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar mengajak semua  peserta pemilu dan berbagai elemen lainnya untuk mencegah berbagai pelanggaran Pemilu Legislatif 2014.

    "Pemilu yang berkualitas dengan azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, damai serta menjunjung tinggi sportifitas itulah yang sangat diharapkan," Wabup Nong Susar di hadapan peserta Rapat Koordinasi Penanganan Keamanan Pemilu 2014 Tingkat Kabupaten Sikka, Sabtu (15/3).

    Rapat koordinasi yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sikka ini menghadirkan para kepala desa dan camat dalam wilayah Kabupaten Sikka.

    Dia mengajak Parpol perserta Pemilu mencegah berbagai pelanggaran pemilu, termasuk intimidasi dari siapa pun dan kepada apa pun. Para pengawas harus aktif untuk mencegah pelanggaran dan penyimpangan itu.

    "Kalau ada penyimpangan dan pelanggaran harus segera ada sanksi tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

    Kata dia, apa yang dikedepankan ini merupakan salah satu instruksi Presiden RI dalam Rapat  Koordinasi Tingkat Nasional yang dilaksanakan di Jakarta pada Februari 2014 lalu.

    Saat itu,lanjutnya, Presiden RI mengeluarkan 13 instruksi yang harus disikapi dan dilaksanakan semua elemen masyarakat di negara ini untuk menyukseskan Pemilu Legislatif Tahun 2014.
               
    Penegasan Wabup Paolus Nong Susar atas instruksi Presiden RI ini terkesan sangat kontroversial. Pasalnya, beberapa waktu lalu dia sendiri pernah dipanggil dan ditegur Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Sikka akibat melakukan kampanye untuk salah satu parpol peserta pemilu tanpa mengantongi prosedural dan mekanisme berkampanye bagi seorang pejabat negara.
               
    Saat berkesempatan memberikan sambutan pada acara deklarasi kampanye damai di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka, Sabtu (15/3) kemarin, Nong Susar kembali menyinggung soal pencegahan berbagai pelanggaran pemilu.

    Dia pun menyinggung pengalamannya ketika dipanggil Panwaslu untuk mengklarifikasi tindakannya yang diduga melanggar aturan berkampanye.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.