• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 16 Januari 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Bandara Wunopito Ditutup
    ALBERT VINCENT REHI | Minggu, 29 November 2020 | 14:04 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Gunung
    Bandara Wunopito,Lewoleba,Lembata Foto dari Gogle net

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET-Gunung Ile Lewotolok atau Ile Ape di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pagi tadi kira-kira pukul 09.45 Wita. Ketinggian kolom abu mencapai lebih kurang 4.000 meter di atas puncak.

    Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat.

    Pantauan BMKG Stasiun El Tari Kupang terhadap penerbangan dari dan ke Lembata terganggu, akibat terdampak abu vulkanik.

    "Berdasarkan data satelit ini, dipastikan bahwa salah satu bandara terdampak adalah bandara Wunopito Lewoleba. Notam sudah diterbitkan Kemenhub, karena yang sudah terjadi adalah debu vulkanik sudah terjadi di Bandara Wunopito," kata Focaster BMKG Stasiun El Tari, Sulton Kharisma, Minggu (29/11).

    Menurutnya, Notice To Airmen (Notam) dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan yang berisikan informasi mengenai penetapan, kondisi atau perubahan di setiap fasilitas aeronautika, pelayanan, prosedur atau kondisi berbahaya, berjangka waktu pendek dan bersifat penting untuk diketahui oleh personel operasi penerbangan.

    "Informasi Notam penutupan bandara Wunopito/Lewoleba mulai 12.58 Wita hingga 17.00 Wita (operasional bandara) hari ini," tutup Sulton.

    Tinggi Kolom Abu  4000 Meter

    Gunung Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pagi tadi kira-kira pukul 09.45 Wita. Ketinggian kolom abu mencapai lebih kurang 4.000 meter di atas puncak.

    "Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat," mengacu data KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok, dalam rilis yang diterima merdeka.com, Minggu (29/11).

    Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi lebih kurang 10 menit. Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level II (Waspada).

    "Masyarakat di sekitar Ile Lewotolok dan pengunjung atau pendaki atau wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya di dalam area kawah Gunung Ili Lewotolok dan di seluruh area dalam radius 2 km dari puncak/pusat aktivitas Ile Lewotolok," jelasnya

    Warga Mengungsi

    Dominikus Karangora, masyarakat Lewoleba kepada merdeka.com melalui telepon mengatakan, masyarakat di sekitar lereng Gunung Ile Lewotolok, mulai berbondong-bondong mengungsi ke kota. Hal itu mereka lakukan untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan.

    "Banyak warga mulai mengungsi ke kota Lewoleba, saya dengan kawan sekarang mau mengecek ke kampung-kampung di Ile Ape," kata Dominikus.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.