• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 Maret 2020

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    Gunakan Fasilitas Negara, Caleg Terancam Didiskualifikasi
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 17 Maret 2014 | 13:01 WIB            #PEMILU

    Gunakan
    Pemilu

     
    Maumere, Flobamora.net - ML, seorang calon anggota DPRD Provinsi NTT dari salah satu partai politik pada daerah pemilihan NTT V, terancam didiskualifikasi dari pencalonan. Pasalnya, yang bersangkutan menggunakan fasilitas negara sebagai tempat untuk mensosialisasikan partai politik dan pencalonan dirinya.
                
    Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Sikka Alfons Sero kepada wartawan di Maumere, Senin (17/3) menjelaskan terhadap kasus ini pihaknya mendapatkan laporan dari tiga pihak. Selaindari PDI Perjuangan dan Partai Golkar, juga mendapat laporan dari Panwaslucam setempat. laporan itu mnenyebutkan ML melakukan sosialisasi dengan menggunakan Kantor Desa Kolisia B.
                
    Dia menambahkan, dari laporan dan temuan Panwaslucam Magepanda, pihaknya langsung melakukan kajian internal. Dari kajian internal tersebut, kemudian Panwaslu melakukan kajian bersama-sama dengan pihak kepolisian dan kejaksaan. Dari situ ditemukan ada alat bukti dan saksi yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan menggunakan fasilitas negara.
                
    Kasus ini sendiri, katanya, sudah diserahkan ke kepolisian, karena masuk dalam kategori pelanggaran pidana pemilu. Menurut hematnya, biasanya sebuah pelanggaran pidana pemilu bisa berujung pada sidang di pengadilan.
                
    Menjawab Flobamora.net, Alfons Sero menjelaskan jika terbukti secara hukum yang bersangkutan melakukan pelanggaran pidana, maka implikasinya bisa berdampak pada diskualifikasi pencalonan.
                
    Selain terhadap ML, Alfons Sero mengatakan Panwaslu Kabupaten Sikka juga telah melimpahkan dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan seorang calon Anggota DPR RI daerah pemilihan NTT I dari salah satu partai politik. Yang bersangkutan diduga memberikan bantuan berupa keyboard kepada masyarakat di Kecamatan Waigete.
                
    Kepada partai politik peserta pemilu dan seluruh calon anggota legislatif, Alfons Sero menghimbau agar melakukan sosialisasi dan kampanye sesuai mekanisme dan prosedur yang benar sebagaimana tertuang dalam Undang Undang Pemilihan Umum.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.