• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 20 September 2021

     
    Home   »  Siapa & Siapa
     
    Plato - Dunia Dengan Bentuk-Bentuk Yang Ideal - Salah Satu Pemikiran Yang Mengubah Dunia
    YOHANES L. BILLY | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:21 WIB            #SIAPA & SIAPA

    Plato
    Dok Web

     

     

    Flobamora.net – Bayangkan situasi berikut ini. “Manusia tinggal di dalam sebuah gua bawah tanah, dengan mulut gua terbuka ke arah cahaya dan cahaya itu menembus masuk ke seluruh gua itu. Di gua ini manusia telah menghabiskan waktu hidup mereka sejak masa kanak-kanak dengan kaki dan leher mereka dikekang sehingga mereka tidak bisa bergerak dan hanya bisa melihat segala sesuatu yang ada di hadapan mereka, karena belenggu yang dipasang di leher mereka membuat mereka tidak bisa memalingkan kepala mereka.”

    Dan, lihatlah! Ternyata keadaan ini lebih parah. Di atas dan di belakang manusia-manusia yang terbelenggu ini, terdapat api yang bernyala-nyala di kejauhan, dan di antara api yang berkobar-kobar dan orang-orang yang terantai ini, ada jalan setapak yang menanjak dengan sebuah bangunan tempok yang rendah. Sepanjang tembok tersebut ada manusia yang berjalan dan membawa barang-barang seperti patung dan mangkuk. Nyala api memantulkan bayang-bayang dari barang-barang dan orang-orang yang berjalan tadi ke tembok yang berada di hadapan mereka yang terkungkung. Bayang-bayang yang terpampang pada tembok itu adalah satu-satunya pemandangan yang bisa dilihat oleh mereka yang terbelenggu dan bayang-bayang itu adalah satu-satunya realitas yang mereka tahu. Namun, tentunya bayang-bayang yang mereka lihat pada tembok yang ada di hadapan mereka sebenarnya bukanlah realitas, tetapi sesungguhnya hanyalah bayang-bayang realitas belaka.

    Sketsa kecil yang tak lazim ini dikenal dengan sebutan “Alegori/Kiasan Gua”. Istilah ini terdapat dalam buku filsuf Plato yang paling terkenal, The Republic (427-347). Plato menggunakan cerita ini untuk mengilustrasikan teorinya bahwa dunia yang kita persepsikan dengan indra kita, bukanlah realita melainkan semacam bayang-bayang; bayang-bayang samar-samar dari relaita yang lebih besar – yang disebut Plato sebagai Bentuk-Bentuk atau Ide-Ide – yang tidak dapat dipandang dan kekal adanya. Sehingga, misalnya, semua tempat tidur individu sebenarnya adalah ekspresi tidak sempurna atas Bentuk abadi “tempat tidur” yang tidak bisa dipahami oleh oleh indra namun dapat ditangkap oleh akal.

    Doktrin Plato mengenai Bentuk-Bentuk Ideal merupakan peletakan dasar dari semua pemikiran-pemikiran metafisik yang lahir setelahnya (pencarian kebenaran absolut di dalam alam di luar dunia fisik). Seorang pemikir Britania pernah berkata, “karakterisasi paling tepat tradisi filosofi orang-orang Eropa tidak bisa dipungkiri berakar pada serangkaian pemikiran Plato.”


     


    Sumber: TIME - 100 Ideas that Changed the World, 2010, P 2




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.