• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 Januari 2022

     
    Home   »  Nasional
     
    Presiden Jokowi Resmikan Dua Bandara di Toraja
    ALBERT VINCENT REHI | Kamis, 18 Maret 2021 | 19:09 WIB            #NASIONAL

    Presiden
    Bandara Pantar, Kabupaten Alor (Foto dari Gogle)

     

     

    KUPANG- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah jajaran kabinet meresmikan Bandar Udara Toraja dan Bandar Udara Pantar secara sekaligus, Kamis (18/3/2021)

    Jokowi meresmikan Bandar Udara Toraja di Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan dan Bandar Udara Pantar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti.

    "Hampir setiap enam bulan selalu saya tanyakan ke menteri perhubungan (Budi Karya Sumadi), kapan bandara, airport di Tanah Toraja ini selesai. Kok enggak rampung-rampung. Akhirnya kita bisa resmikan dan sudah beroperasi," kata Jokowi.

    Kepala negara mengatakan kehadiran bandara-bandara ini akan mempermudah mobilitas masyarakat. Terbukanya bandara di dua wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah.

    "Pariwisata di sini saya meyakini akan sangat berkembang, baik dari Makassar, dari Bali, langsung ke sini, dari Jakarta langsung ke sini, dari Bandung langsung ke Tanah Toraja untuk melihat negeri di atas angin. Melihat Gete Gesu, melihat Pango Pango," ujar Jokowi.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian angkat bicara perihal Bandar Udara Pantar di Kabupaten Alor. Bandara ini dibangun sejak 2014 lalu, dan saat ini sudah siap dioperasikan secara penuh

    "Kita operasikan dilengkapi dengan terminal melayani 35.000 penumpang per tahun. Ini juga sebuah bandara yang sangat penting, sehingga kalau cuaca lewat laut kurang bersahabat, bisa gunakan bandara ini," jelasnya.

    Sementara Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka mengatakan Bandara Kabir dibangun sejak 2014-2019 menelan anggaran sebesar Rp103 miliar dengan panjang landasan pacu 900 meter dan lebar 30 meter serta apron 900×50 meter

    Bandara ini mampu didarati pesawat berbadan kecil jenis Grand Caravan atau DHC-6, dilengkapi terminal seluas 800 meter persegi mampu menampung 36.000 penumpang per tahun.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.