• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 Januari 2022

     
    Home   »  Nasional
     
    Nelelamadike Siapkan Lahan Relokasi 1,5 Hektar
    VICY DA GOMES | Sabtu, 10 April 2021 | 12:31 WIB            #NASIONAL

    Nelelamadike
    Kondisi banjir bandang dan longsor di Desa Nelelamadike

     

     

    MAUMERE,FLOBAMORA.NET-Desa Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flotim menyiapkan lahan seluas 1,5 hektar untuk rencana relokasi warga yang terdampak bencana di desa itu.

    Gerak cepat ini untuk menjawabi instruksi Presiden Joko Widodo soal relokasi warga warga. Presiden menginstruksikan pemerintah daerah setempat menyiapkan lahan untuk relokasi warga.

    Kepala Desa Nelelamadike Pius Pedang Melai mengatakan telah menggelar pertemuan dengan warga di desa itu pada Kamis (8/4/2021) malam.

     “Sudah ada pertemuan antara Pemdes dan semua warga. Kami sepakati siapkan lahan seluas 1,5 hektar,” jelas Pius Pedang Melai sebagaimana dikutip dari florespos.net.

    Lahan yang sudah disiapkan, kata dia, terletak di Dusun Bororian. Dia memastikan tidak ada konflik terhadap lahan ini.

    “Kami akan secepatnya membuat berita acara penyerahan lahan kepada pemerintah kabupaten,” ungkap dia.

    Rencana relokasi di Desa Nelelamadike untuk 48 kepala keluarga yang terkena dampak bencana. Rumah tinggal mereka rusak dan luluh lantah akibat banjir bandang dan longsor menyusul badai siklon tropis seroja yang terjadi pada Minggu (4/4).

    Pius Pedang Melai juga menyinggung rencana pemerintah desa terhadap lokasi bekas pemukiman warga yang porak-poranda akibat banjir bandang dan longsor.

    Menurut dia, lokasi tersebut tidak akan lagi menjadi pemukiman penduduk karena sudah berada di zona merah.

    Untuk seterusnya rencana akan dialihfungsikan menjadi tempat kegiatan masyarakat secara umum.

    “Lokasi bekas pemukiman ini sekarang menjadi jalur merah. Kami akan jadikan jalur hijau untuk tempat kegiatan masyarakat secara umum. Tidak lagi untuk pemukiman penduduk,” kata dia.

    Setidaknya sudah 57 warga yang meninggal di Desa Nelelamadike. Sementara puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

    Presiden Jokowi, Jumat (9/4), melihat langsung kondisi Nelelamadike. Dia didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala BNPB Doni Monardo, dan anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira.

    Tampak juga terlihat di lokasi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Pangdam Udayana Mayjen Maruli Simanjutak, Kapolda NTT, Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon.

    Mantan Gubernur DKI Jakarta itu sempat berdiri di antara puing-puing rumah bekas banjir bandang dan longsor. Dia juga mengunjungi pengungsi yang menempati Kantor Desa Nelelamadike.

    Presiden Jokowi pada kesempatan itu memerintakan Bupati Flotim agar segera membuat keputusan menetapkan lokasi relokasi bagi warga korban banjir dan longsor di Desa Nelelamadike.

    Setelah ada penetapan lokasi, dia memastikan Kementerian PUPR akan membangun semua rumah bagi warga korban terdampak bencana.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.