• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 20 September 2021

     
    Home   »  Internasional
     
    Pengungsi Afganistan Unjuk Rasa ke Kantor IOM Kupang
    ALBERT VINCENT REHI | Rabu, 28 April 2021 | 22:34 WIB            #INTERNASIONAL

    Pengungsi
    Aksi unjuk rasa pengungsi Afganistan di Kupang, Rabu (28/4). Foto dari Merdeka.com

     

     

    KUPANG,FLOBAMORA.NET-Puluhan pengungsi asal Afganistan yang sudeh lebih  satu dekade menetap di Kota Kupang , menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor International Organization for Migration (IOM) Rabu (28/4/2021).

    Mereka menuntut lembaga itu segera memberikan kepastian pemindahan mereka ke negara ketiga.

    "Kalau di penjara kita bebas dan bisa keluar tapi kita di sini kita tidak tahu, tujuh tahun, sepuluh tahun, lima belas tahun, dua puluh tahun, kita tidak pernah diproses. Mereka main-main sama kita saja, mereka main-main bisnis dari Jakarta sampai di sini," kata Ali Kandari, seorang pengungsi dari Afganistan.

    Pengungsi Afganistan lainnya, Kubra Hasani, mengatakan, sudah setahun IOM tidak merespons keluhan mereka dengan alasan pandemi Covid-19.

    "Sudah satu tahun lebih, tidak pernah ketemu-ketemu, tidak respons, tidak tanggung jawab. Kalau kita tanya, selalu bilang selama covid tidak bisa omong, tidak bisa ketemu," ujarnya.

    Jika kondisi terus seperti ini, dia khawatir mereka tidak akan pernah mendapat kepastian. "Selama covid dan kita tunggu saja ini. Bagaiamana kalau covid tidak hilang? Lalu bagaimana kita punya hidup ke depan? Mereka harus tanggung jawab," ucapnya.

    Kubra Hasani dan puluhan imigran lain mengaku hanya ingin secepatnya dipindahkan ke negara ketiga. Mereka ingin bisa memulai hidup normal dan nyaman.

    "Kita hanya mau untuk segera dipindahkan ke negara rujukan. Negara rujukan itu kami tidak tahu di mana tapi yang pasti negara yang aman bagi pengungsi seperti kami. Kita mau pindah dari Kupang," pinta Kubra Hasani sambil menggendong anaknya.

    Aksi yang berlangsung sekitar 50 menit itu akhirnya bubar setelah pihak kepolisian dari Polres Kupang Kota berhasil membujuk para pengungsi. Mereka akhirnya kembali ke penginapannya.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.