• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ini Dia Pernyataan Nakhoda KM Arariya
    LEX | Kamis, 20 Maret 2014 | 16:15 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ini
    KM Ararya yang Karam di Ujung Landasan Pacu Bandara Hasan Aroeboesman

     

    * Saat Dihantam Gelombang Mesin Kapal Sedang Rusak

    Ende, Flovbamora.net -  Nahkoda Kapal Motor Arariya, Syahrul  mengatakan, ketika kapalnya dihempas  gelombang yang sangat dasyat dan mengakibatkan kapal itu terkapar di ujung landasan pacu Bandara Haji Hasan Aroeboesman, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    "Kondisi mesin kapal saat itu tengah dalam perbaikan.Saat itu mesin kapal tidak berfungsi dan kapal hanya mengandalkan jangkar untuk menahan gencarnya arus gelombang tersebut," kata Syahrul ketika ditemui, Kamis (20/3).

    Syahrul dikionfirmasi terkait kondisi terakhir kapal KM Arariya.

    Dia menjelaskan, kejadiaan naas yang menimpa kapal tersebut menjelang subuh, sekitar pukul 03.00 Wita Rabu dini hari. Saat itu kapal itu berlabuh kurang lebih 500 meter dari bibir pantai terdekat.

    Tiba-tiba, ujarnya, saat subuh datang angin kencang dan gelombang tinggi menghantam kapal. Saat itu mesin kapal tidak berfungsi karena masih dalam masa perbaikan.

    "Kapal motor ini merupakan kapal jenis cargo dan pernah menjadi kapal Perintis yang melayani rute yang sama. Saat kejadian tidak ada barang-barang yang ada di kapal tersebut atau kosong," ujarnya.
     
    KM Arariya ini, sambungnya, baru tiba dari Surabaya dengan tujuan Ende. Namun sebelum kembali ke Surabaya mengalami gangguan mesin dan pada saat perbaikan terjadi hantaman gelombang tersebut.

    “Saya dikirim oleh pemiliknya untuk mengambil kapal dan selanjutnya ke Surabaya untuk melakukan docking. Namun ternyata mengalami musibah seperti ini,”tuturnya.

    Dia menyebutkan, upaya menuju docking ke Surabaya terhalang ketika 26 Pebruari 2014 lalu, setelah melakukan perjalan tiga jam tepatnya mendekati Pulau Ende terjadi kerusakan mesin sehingga kembali ke pelabuhan Ipi.

    Lebih jauh dia mengatakan, KM Arariya sudah berada di kasawan pelabuhan di Ende kurang lebih 1, 6 bulan.karena  itu, dia berharap jika kondisi cuaca dan gelombang sudah reda maka pihaknya akan segera  menarik kapal yang bersangkutan dengan menggunakan tugboat atau  kapal penarik.

    “Harapan kami, jika gelombang sudah reda dan kondisi cuaca tidak lagi hujan akan segera lakukan penarikan dan kapalnya langsung diantar ke Surabaya untuk lakukan docking,” paparnya.

    Pantauan di lokasi ,Kamis (20/3) tampak KM Arariya ‘tidur pulas’ di ujung landasan pacu. Meski demikian keberadaan kapal itu mengganggu arus transportasi udara.

    Menurut pengawas lalulintas udara Bandara H Hasan Aroebusman titik landing sudah digeser 200 meter dari lokasi kejadian. Bahkan sejak pagi beberapa pesawat sudah melakukan landing dan take of di Bandara itu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.