• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Internasional
     
    Filipina Menunjukkan kepada Dunia Bagaimana Merayakan Natal
    ANA DEA | Minggu, 15 Desember 2013 | 08:39 WIB            #INTERNASIONAL

    Filipina
    Dok/Web

     

     
    Tragedi boleh datang dan pergi, namun Natal adalah kesukaan besar yang tidak boleh dilewatkan begitu saja bagi Filipina.

    flobamora.net - Di mana anda akan menemukan semangat natal yang paling hebat di dunia? Sulit untuk mengatakan dengan pasti tetapi jika ditilik dari aspek persiapan dan penyelenggaraannya, Filipina pasti akan memenangkan kontes itu.

    Filipina adalah negara yang memiliki musim perayaan natal terpanjang di dunia dimana para penduduknya menampilkan aneka pertunjukan bunga api yang spektakuler, rangkaian misa, dan festival yang diselenggarakan di seluruh negeri dari bulan September sampai Januari.

    Filipina merupakan salah satu negara yang paling padat penduduknya di Asia, Filipina adalah negara yang sangat Kristiani. Sekitar 90% warga Filipina beragama Kristen dan 80% dari mereka adalah Katolik, pengaruh yang diperoleh sebagai koloni Spanyol dari abad keenam belas sampai akhir abad kesembilan belas.

     

    Sementara banyak negara berkonsentrasi pada sisi komersial Natal, Filipina menghadiri beberapa rangkaian misa sepanjang musim Natal dan iman merupakan bagian intrinsik dari perayaan.

    Sebuah acara tradisional Filipina adalah Simbang Gabi, serangkaian misa diadakan selama sembilan malam dan  berpuncak pada Malam Natal. Hal ini diyakini bahwa jika anda menyelesaikan sembilan misa maka keinginan anda akan menjadi kenyataan.

    Pada awal September, ketika malam gelap datang, kita akan melihat serangkaian acara Natal spektakuler bermunculan di mal, taman dan ruang terbuka di seluruh negeri.

    Ian V. Bordo, seorang pelajar dari provinsi Laguna di Filipina menyukai indahnya 'parols', lampu yang dibuat oleh Francisco Estanislao pada tahun 1928 dan awalnya terbuat dari bambu dan kertas yang digantung di seluruh kota dan desa.

    Parols adalah sesuatu yang penting di Filipina sebagai pohon Natal. Tanpa parols,  Natal tidak akan lengkap," katanya.

    "Lentera digunakan oleh orang-orang untuk menerangi jalan mereka selama masa Natal, ritual misa fajar yang disebut 'Misa de Gallo' [misa tengah malam] karena listrik tidak tersedia di banyak daerah pedesaan."

    Lentera tersebut lebih cenderung bersinar dibandingkan dengan lampu elektronik tetapi etos tetap sama, cahaya penuntun dalam kegelapan untuk jemaat yang ingin berkumpul dan berdoa.

     

    Untuk Stephanie Masalta, lentera mencolok adalah indikasi yang menghibur bahwa Natal adalah sebuah perjalanan dan pengingat  bagi  komunitasnya untuk datang bersama-sama setiap tahun untuk merayakan kebahagiaan bersama.

    "Bahkan aku tidak bisa menahan diri dari tersenyum setiap kali aku melewati jalan itu dan berpikir bagaimana setianya Filipina dalam merayakan Natal ," kata Masalta, yang tinggal di San Pedro, Laguna.


    Namun dii tengah perayaan, gambar pedih iReporter Yanoah Ami Soriano menunjukkan penderitaan anak-anak yang terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah serangkaian topan mematikan yang disebabkan banjir parah pada bulan Agustus 2013 lalu di beberapa daerah di Filipina.

    Setelah kehilangan sebagian besar harta mereka, banyak warga yang mengandalkan bantuan dari badan amal katolik untuk menyambung hidup.

    "Saya melihat bahwa orang tua lebih senang menerima hadiah dari anak-anak dan saat itu hati kita sangat tersentuh," kata Yanoah. "Membantu orang lain adalah sebuah tradisi di Filipina saat Natal, terutama bagi mereka yang benar-benar membutuhkan."

    Tragedi boleh datang dan pergi, namun Natal adalah kesukaan besar yang tidak boleh dilewatkan begitu saja bagi Filipina. ****

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.