• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 19 November 2019

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Nikmatnya Buah-buahan Segar di Nduaria
    ALBERT R. | Minggu, 15 Desember 2013 | 10:31 WIB            #INTERNASIONAL

    Nikmatnya
    dok/flobamora.net

     
    MELINTASI ruas jalan Trans Flores jurusan Ende - Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), rasanya
    belum lengkap jika tak mampir sebentar di Nduaria,  sekitar 45 kilo meter, arah Timur Kota
    Ende.

    Ada apa di Nduaria? Sejenak, rasa penat kita setelah menyusuri jalan berkelok dan sesekali
    harus mengelus dada karena melewati jalan yang dengan sisi kiri atau kanannya diwarnai jurang
    dalam  dan perbukitan terjal, terbayar kala menikmati buah-buahan segar yang dijajakan para
    penjual di tempat itu.

    Kita akan menjumpai ine-ine dan weta-weta yang lincah menawarkan dagangannya dengan bahasa
    indonesia berdialek lio kental dan lancar.Dengan gaya yang khas pula mereka berupaya meyakini
    pembeli tentag jualannya.

    Terletak di atas perbukitan dengan suhu yang dingin di kaki Gunung Kelimutu, yang tersohor
    itu, Nduaria sudah dikenal sejak puluhan tahun silam.

    Selain buah-buahan segar seperti jeruk,mangga, pisang baranga, nenas, sawo, salak dan
    markisa, di tempat itu kita juga bisa membeli aneka sayuran misalnya, sawi, kubis, wortel,
    selada,terung dan buncis serta jenis sayuran lainnya.

    Maria, salah seorang pedagang buah dan sayuran di Nduaria kepada Flobamora.net, Minggu pekan lalu menuturkan, sudah sekitar 20-an tahun ia menekuni usaha ini dan sudah mengenal ribuan pembeli yang mampir di tempat itu.

    " Tempat jualan di Nduaria  sudah ada sejak tahun 70-an dan sudah sangat dikenal masyaralat
    di daratan Flores. Mungkin juga ini satu-satunya tempat jualan buah-buahan dan sayuran di
    pinggir jalan Trans Flores," katanya.

    Menurutnya, buah dan sayur yang dijual di tempat itu selain merupakan hasil kebun para petani
    Nduaria sendiri juga didatangkan dari Detusoko, Koanara, Nuamuri dan Waturaka, yang merupakan
    sentra produksi tanaman holtikultura di Kabupaten Ende.

    Maria mengatakan, di tempat itu ada sekitar 30 penjual  buah-buahan dan sayuran. Dia mengakui
    sangat menikmati pekerjaan itu, kendati harus bersaing dengan penjual lainnya.

    Soal pendapatannyan Maria agaknya sedikit tertutup."Maaf pak, soal pendapatan itu rahasia.
    Yang jelas saya masih bisa membiayai sekolah tiga orang anak," kilahnya.

    Begitu  dekatnya  dengan masyaraakat, membuat Nduaria sulit dilewatkan. Alexius, salah
    seorang pembeli yang ditemui di tempat itu mengatakan, rasanya belum lengkap atau kurang
    afdol jika melintasi ruas jalan ini tidak mampir di Nduaria.

    "Nduaria, merupakan salah satu tempat persinggahan favorit. Setiap kali melintasi ruas jalan
    ini, saya pasti mampir. Selain ingin membeli dan menikmati buah-buahan segar, sejenak kita
    menikmati udara khas pegunungan yang dingin," paparnya.

    Kata dia, banyak orang mengenal Nduaria karena buah-buahan dan sayuran segar, dan tidak
    jarang mereka membeli  dalam jumlah banyak, entah untuk keperluan  sendiri atau menjadi
    oleh-oleh.

    Yah, itulah Nduaria dengan kekhasannya. Kalau Anda ke Ende,Flores, NTT,  jangan lupa mampir
    sejenak  ke Nduaria, entah sekadar singgah merasakan  dinginnya udara khas pengunungan atau
    menikmati buah-buahan segar.*** (Risky)

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.