• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 19 November 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ende akan Tanda Tangan MoU dengan BPK Tentang E-Audit
    ELSA | Selasa, 25 Maret 2014 | 11:35 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ende
    Bupati Ende, Don Bosco M.Wangge

     
    Ende, Flobamora.net - Tekad Pemerintah Kabupaten Ende untuk mencapai hasil pemeriksaan dengan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sudah bulat. Sehubungan dengan tekad tersebut, tanggal 28 Maret 2014 mendatang, Bupati dan Kepala Dinas PPKAD setempat, Abdul Syukur, akan menandatangani nota kesepakatan bersama (MoU) dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang E-Audit.

    Bupati Ende, Don Bosco M.Wangge mengatakan hal ini dalam pengarahannya pada apel selasa (25/3) pagi di depan para PNS lingkup pemerintah kabupaten setempat. “ Saya dengan Kepala PPKAD, pada tanggal 28 Maret 2014 akan ke Kupang untuk menandatangani MOU bersama BPK terkait E-Audit” Katanya.

    Dia menambahkan, penandatanganan MoU E-Audit itu bermaksud agar pelaksanaan administrasi keuangan daerah benar-benar transparan dan akuntable.

    ” Dengan adanya E-Audit, maka BPK akan mengetahui semua pelaksanaan pengelolaan keuangan dari setiap SKPD setiap hari. BUkan hanya BPK perwakilan NTT, tapi semua BPK seluruh Indonesia juga turut mengetahuinya,” ujarnya.

    Sehubungan dengan itu, kata Dia, semua SKPD di Kabupaten Ende hendaknya harus hati-hati dalam setiap pengelolaan keuangan Daerah/Negara.Karena, apapun yang dilakukan setiap hari, semuanya diketahui oleh BPK di seluruh Indonesia.

    “ Saya ingatkan kepada semua kepala SKPD agar wajib melaksanakan tertib administrasi dengan sebaiknya sesua regulasi yang berlaku. JIka tidak maka resikonya anda tanggung sendiri,” tandasnya.

    E-Audit, kata Bupati Wangge, merupakan pengawasan dan pemeriksaan secara on line melalui system yang sudah diterapkan untuk itu. Karenanya, setiap pengelola keuangan tidak bias berkelit dengan cara apapun. Karena setaip saat transaksi keuangan secara otomatis sudah diketahui BPK.

    Sebelumnya, Kepala BPK Perwakilan NTT, Bernadus Dwitapradnya pada tanggal 13 Pebruari 2014 lalu telah mengingatkan jajaran pemerintah di Kabupaten Ende agar mengikuti ajakan Bupati Wangge, agar setiap melaksanakan pengelolaan keuangan harus berpegang pada regulasi yang ada.

    “ Semua laporan keuangan harus transparan dan akuntable. Sebab, kedepannya BPK hadir sebagai malaikat pencabut nyawa,” katanya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.