• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Pemilu
     
    Bawaslu Panggil Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT
    ALBERTO | Kamis, 27 Maret 2014 | 10:52 WIB            #PEMILU

    Bawaslu
    Kadis Dikbud NTT, Sinun Petrus Manuk

     

     
    Kupang, Flobamora.net - Badan Pengawas Pemilu Nusa Tenggara Timur (NTT) memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat , untuk mejelaskan keterlibatan seorang calon anggota DPR RI sebagai pembicara dalam seminar bertajuk 'Peningkatan Mutu Guru Melalui Kurikulum 2013'.
            
    "Kami layangkan undangannya hari ini, dan mudah-mudahan yang bersangkutan bisa datang untuk menjelaskan soal rencana kegiatan seminar yang akan dilangsung pada 2 April 2014 mendatang ," kata Juru Bicara Bawaslu NTT, Jemris Fointuna kepada wartawan, di Kupang, Kamis (27/3).
            
    Dia mengatakan, Bawaslu melakukan pemanggilan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propvinsi Nusa Tenggara Timur Sinun Petrus Manuk, karena ada laporan masyarakat, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera), terkait rencana kegiatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT , yang akan menghadirkan seorang caleg DPR RI daerah pemilihan NTT-2, Ruth Nina Kedang, sebagai narasumber.
            
    Menurut Jemris, setiap laporan yang dilakukan oleh masyarakat atau kelompok masyarakat terhadap suatu indikasi pelanggaran pemilu, wajib bagi Bawaslu untuk menindaklanjutinya, dengan memanggil para pihak yang terlibat dalam kemungikinan pelanggaran tersebut.
            
    "Terhadap laporan yang disampaikan kelompok masyarakat yang tergabung dalam Ampera itu, akan segera ditindaklanjuti dengan meminta hadirnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT untuk menjelaskannya," katanya.
            
    Dia mengatakan, selain, menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Sinun Petrus Manuk, Bawaslu juga akan memanggil saksi pelapor dari unsur Ampera untuk memberikan penjelasan terkait dugaan pelanggaran tersebut.
            
    Jemris mengatakan, sejumlah regulasi telah menjelaskan pelarangan penggunaan fasilitas negara baik langsung maupun tidak langsung dalam kampanye, termasuk menggunakan anggaran negara baik yang bersumber dalam APBD maupun APBN, untuk kepentingan politik kampanye partai atau calon anggota legislatif.
            
    Kata dai, Untuk dalam konteks rencana pelaksanaan seminar nasional yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT dan menghadirkan seorang pembicara yang adalah caleg DPR RI, patut diberi penjelasan yang lebih jelas.
            
    "Jika kehadiran pembicara yang adalah caleg asal PDI Perjuangan itu dalam kapasitas yang lain (bukan caleg) dipersilahkan, namun tidak memanfaatkan podium seminar untuk berkampanye. Jika ada kampanye, akan kita hentikan," papar Jemris yang menangani Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran itu.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.