• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 Juli 2020

     
    Home   »  Internasional
     
    Pukuli Empat Anaknya, Pasutri Malaysia Dipenjara di Swedia
    ANA DEA | Sabtu, 29 Maret 2014 | 08:39 WIB            #INTERNASIONAL

    Pukuli
    Dalam foto yang diambil 1 Februari 2014 ini, keempat anak pasangan Azizul Awalludin dan Shalwati Norshal yang dipenjara di Swedia, Ammar (12) Adam (11), Arif (7) dan Aisyah (14) berfoto bersama Deputi Menlu Malaysia Hamzah Zainuddin setibanya di KLIA dari Swedia. - AFP

     

     
    STOCKHOLM, Flobamora.net - Pengadilan Stockholm, Swedia, Jumat (28/3/2014), menjatuhkan hukuman penjara untuk pasangan suami istri asal Malaysia karena memukuli anak-anak mereka dengan bambu, gantungan pakaian, atau dengan tangan kosong.

    Azizul Awalludin (38) dan istrinya, Shalwati Norshal (46), dijatuhi hukuman penjara masing-masing 10 dan 14 bulan karena memukuli keempat anak mereka.

    "Saya sudah berbicara dengan klien saya (Awalludin) dan dia sangat kecewa. Dia membantah semua tuduhan," kata kuasa hukum Awalludin, Jonas Tamm.

    Pengadilan menolak pembelaan terdakwa yang mengatakan anak tertua mereka mengada-ada soal penyiksaan itu.

    Pasangan suami istri yang berada di Swedia karena penugasan Kementerian Pariwisata Malaysia tetapi tidak memiliki kekebalan diplomatik itu sudah ditahan sejak Desember 2013, sejak staf pengajar sekolah anak-anak pasangan ini melaporkan kekerasan itu kepada dinas sosial.

    Swedia adalah negara pertama di dunia yang menerapkan larangan hukuman fisik kepada anak-anak sejak 1979 dan kini 36 negara menerapkan undang-undang yang sama.

    Namun, sejumlah kalangan mempertanyakan apakah Swedia sudah melakukan cukup sosialisasi terhadap pendatang di negeri itu terkait undang-undang ini sebab pelanggar utama aturan ini adalah para orangtua yang lahir di luar Swedia.

     


    Sumber: AFP
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.