• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 19 November 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Camat Nita Dorong Bangun Homestay di Nilo
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 30 Maret 2014 | 13:21 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Camat
    Camat Nita, Robertus Piterson

     

    Maumere, Flobamora.net - Camat Nita Robertus Piterson mendorong warga masyarakat Desa Wuliwutik Kecamatan Nita untuk membangun homestay di sekitar lokasi wisata rohani Bunda Segala Bangsa di Dusun Nilo. Selain homestay dia juga mendorong dibangun rumah makan di sekitar lokasi tersebut.

               

    Robertus Piterson yangn ditemui di sela-sela kegiatan Pekan Daerah (Peda) Petani Nelayan di Lapangan Umum Desa Nita Kecamatan Nita, Sabtu (29/3) menuturkan tingkat kunjungan ke wisata rohani ini cukup tinggi. Selain masyarakat dari Kabupaten Sikka dan beberapa daerah di wilayah NTT, wisata rohani ini juga dikunjungi turis domestik dan mancanegara.

               

    Sayangnya, para pengunjung tidak bisa bertahan lama, karena fasilitas yang minim sekali. Karena tidak ada penginapan, akibatnya, para pengunjung hanya bertahan sampai sore hari, lalu kembali. Juga karena tidak ada rumah makan, biasanya pengunjung membawa bekal sendiri.

               

    “Melihat antusias yang tinggi, sementara fasilitasnya minim, maka sekarang saya dorong warga di Nilo untuk bangun homestay dan rumah makan. Saya dengan aparat desa dan warga sudah diskusikan ini. Nanti kami akan diskusi lebih serius lagi untuk merealisasikan rencana ini,” jelasnya.

               

    Langkah awal yang akan dilakukan Robertus ersama aparatur desa yakni membebaskan tanah di sekitar lokasi wisata raohani. Setelah itu mereka akan merancangkan pembangunan homestay dan rumah makan. Direncakan, semua bangunan homestay dan rumah makan dengan menggunakan potensi-potensi lokal yang ada di desa itu.

               

    Mengenai dana untuk pembebasan tanah dan pembangunan homestay dan rumah makan, dia berpendapat semuanya akan digali dari masyarakat melalui pendapatan asli desa. Tentang hal ini, katanya, akan didiskusikan dengan seluruh masyarakat. Untuk Desa Wuliwutik, pendapat asli desa setiap tahunnya berkisar sampai Rp 6 juta.

               

     “Semuanya nanti dari masyarakat. Dan nanti kalau sudah jadi, seluruh pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat melalui desa. Kalau berjalan bagus, saya yakin akan berdampak positip bagi masyarakat,” jelasnya.         

     

    Lokasi wisata rohani Bunda Segala Bangsa di Nilo ini menjadi salah satu objek wisata rohani yang sering dikunjungi. Bukit Nilo berada di ketinggian kurang lebih 2.000 meter dari permukaan laut. Dari tempat ini, bisa menyaksikan Kota Maumere.

     

    Di lokasi ini terdapat Patung Bunda Maria setinggi 25 meter. Pengresmian lokasi ini pada tahun 2005, dihadiri antara lain Wakil Presiden RI Megawati Soekarnoputri, dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan.  Pada tahun 2006, Patung Bunda Maria ini pernah tumbang akibat dihempas badai angin yang kencang pada waktu itu. Melalui sebuah kerja besar dan teknologi seadanya, patung ini direkonstruksi kembali.*** (vicky da gomez)

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.