• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 25 September 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Pemerintah Terus Benahi Lapas dan Rutan
    ALBERT R. | Senin, 16 Desember 2013 | 13:14 WIB            #NASIONAL

    Pemerintah
    Wamen Hukum dan HAM, Denny Indrayana

     

     
    Kupang, Flobamora.net - Wakil Menteri (Wamen) Hukum dan HAM, Denny Indrayana, mengatakan,
    pemerintah akan terus membenahi keberadaan 500-an lapas dan rutan di Indonesia, karena
    kondisinya saat ini sudah sanagat tidak ideal untuk menampung narapidana yang jumlah terus
    bertambah.

    Kepada wartawan di Kupang, Senin (16/12), seusai meresmikan 119 desa/kelurahan sadar hukum di
    NTT, Denny menuturkan, dulu pemerintah membangun lapas/rutan berdasarkan deret hitung,
    sementara tindak pidana yang terjadi berdasarkan deret ukur.

    " Kita tidak hanya bisa membangun lapas/rutan, namun yang paling penting adalah tindak pidana
    harus bisa ditekan. Harus disinergikan dari hulu ke hilir. Kalau lapas/rutan penuh itu hanya
    masalah hilirnya," ujarnya.

    Menurutnya, masalah yang terjadi di lapas/rutan akhir-akhir ini karena sudah sangat tidak
    ideal lagi. banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah di tempat itu. Kalau hanya
    fokus ke lapas/rutan tentu akan segera dibenahi.

    Dia menjelaskan, ada banyak langkah yang ditempuh untuk mengantisipasi kerusuhan di lapas
    antara lain membangun lapas baru, redistribusi napi ke lapas/rutan yang lain, pengguna
    narkoba jangan dilapaskan tetapi direhabilitasi, membangun sistem hukum yang memungkinkan
    tidak hanya dipenjara tetapi sistem kerja sosial yang memungkinkan lewat KUHAP.  

    "Pemerintah mengakui tahun 2013 terjadi tiga kali kerusuhan di lapas yakni Tanjung Gusta,
    Labuan Dukuh dan Palopo.Kita akui itu masalah. Tetapi masih ada sekitar 400-an lapas/rutan
    yang bisa dikendalikan. Tolong dilihat itu sebagai sisi baiknya," paparnya.
     
    Kata dia, kerusuhan yang terjadi di lapas karena makin banyak tantangan.Pemerintah tidak
    ingin mencari-cari alasan, tetapi kondisinya memang demikian. "Kondisi itulah yang akan terus
    dibenahi ke depan," tukasnya.*** (Risky)   

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.